Bukan Cuma Batuk dan Demam, Ini 5 Gejala Tak Biasa yang Juga Bisa Dialami Pasien Positif Covid-19
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Selama ini, gejala Covid-19 yang paling umum dan banyak dirasakan adalah batuk kering, demam, hingga kesulitan bernapas. Namun ada juga pasien yang sama sekali tidak merasakan gejala tersebut dan tiba-tiba dinyatakan positif terjangkit Covid-19.

WowKeren - Pandemi virus corona (Covid-19) kini telah menjangkit hampir 1 juta orang di setidaknya 203 negara di berbagai belahan dunia. Meski demikian, para ahli masih belum mengetahui banyak hal soal virus mematikan ini.

Selama ini, gejala Covid-19 yang paling umum dan banyak dirasakan adalah batuk kering, demam, hingga kesulitan bernapas. Namun dalam sejumlah kasus, ada pasien yang sama sekali tidak merasakan gejala tersebut dan tiba-tiba dinyatakan positif terjangkit Covid-19.


Terkait dengan hal ini, hasil penelitian menunjukkan adanya sejumlah gejala selain batuk dan demam yang juga bisa dialami oleh penderita Covid-19. Berikut 5 gejala tak biasa yang dapat terjadi kala seseorang terjangkit virus corona.

1. Masalah Pencernaan

Melansir Business Insider, peneliti menemukan bahwa masalah pencernaan seperti diare dan mual bisa juga menjadi gejala awal virus corona. Pasalnya, sekitar 1 dari 10 pasien positif Covid-19 mengalami beberapa gejala gastrointestinal.

Berdasarkan laporan dalam jurnal The Lancet, di Tiongkok hanya ada 3 persen pasien positif Covid-19 yang mengalami diare. Lalu menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), terdapat 5 persen Covid-19 yang mengalami mual.

Meski demikian, penelitian terbaru menunjukkan bahwa jumlah tersebut mungkin jauh lebih banyak dari yang sebelumnya telah tercatat. Setengah dari jumlah pasien Covid-19 bahkan diperkirakan telah mengalami masalah pencernaan yang diikuti oleh gangguan pernapasan.

2. Lemas dan Kebingungan

Dalam kasus yang terjadi di sebuah panti jompo di Wahington, Amerika Serikat (AS), hampir sepertiga penghuninya dinyatakan positif virus corona tanpa menunjukkan gejala. Namun, beberapa pasien menunjukkan malaise dan perasaan tidak nyaman atau gelisah. Dalam beberapa kasus bahkan ada pasien yang mengalami disorientasi atau kelelahan.

Hal ini merupakan salah satu gejala atipikal (ringan) yang kerap dilaporkan bersamaan dengan gejala lain seperti demam dan batuk. Karantina dan social distancing yang diterapkan selama pandemi corona ini juga turut menimbulkan masalah baru yang membuat beberapa pasien mengalami stres hingga kecemasan berlebihan.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS juga telah menyatakan bahwa kebingungan yang parah disertai tubuh lemas juga bisa menjadi awal pertanda infeksi virus corona. Gejala tersebut biasanya menimbulkan tanda seperti bibir kebiruan, kesulitan bernapas, dan nyeri dada.

3. Kedinginan atau Menggigil dan Nyeri Otot

Beberapa pasien corona melaporkan telah mengalami nyeri otot parah dan kedinginan. WHO melaporkan sekitar 11 persen pasien Covid-19 yang diteliti mengalami kedinginan dan 14 persen mengalami nyeri otot.

Kedua gejala ini bisa menjadi tanda awal dari infeksi virus corona sebelum menuju gejala yang lebih parah. Dengan demikian, kedinginan dan nyeri otot ini merupakan gejala ringan yang biasanya dialami oleh pasien Covid-19. Orang yang merasakan kedua gejala ringan ini disarankan untuk memperbanyak istirahat dan minum air putih serta menghubungi fasilitas kesehatan.

4. Sakit Kepala dan Pusing

Berdasarkan laporan dalam jurnal The Lancet, sekitar 8 persen pasien corona merasakan sakit kepala. Beberapa orang yang terjangkit Covid-19 juga dilaporkan mengalami pusing.

5. Hidung Tersumbat

Sejumlah pasien juga dilaporkan mengalami hidung tersumbat saat terinfeksi virus corona. Menurut WHO, kurang dari 5 persen pasien Covid-19 mengalami gejala hidung tersumbat ini.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts