Antisipasi Kasus Meningkat, Singapura Ambil Langkah Tegas Tekan Penyebaran COVID-19
Dunia
Pandemi Virus Corona

Perdana Menteri Lee Hsien Loong melalui pidatonya menjabarkan sejumlah langkah tegas yang akan dilakukan oleh pemerintah selama sebulan ke depan demi menekan kasus corona.

WowKeren - Singapura akhirnya mengambil langkah tegas sebagai upaya menangani kasus corona (COVID-19) yang meningkat di negaranya. Hal itu sebagaimana dikemukakan oleh Perdana Menteri Lee Hsien Loong melalui pidatonya pada hari ini, Jumat (3/4).

Langkah tersebut dilakukan dengan menutup sebagian besar tempat kerja di negara tersebut. Para siswa juga dialihkan ke pembelajaran di rumah. Kebijakan ini, dikatakan Lee akan berlangsung selama satu bulan ke depan.


"Seiring perkembangan situasi selama beberapa minggu terakhir, kami telah memperketat langkah untuk menjaga jarak secara progresif," kata Lee. "warga Singapura telah merespons dengan baik, tenang, dan bertanggung jawab serta menyesuaikannya dengan kehidupan sehari-hari."

Dilansir dari Worldometers, tercatat ada 1.114 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 5 pasien. Jumlah tersebut jauh lebih sedikit dibanding pasien yang berhasil sembuh yakni mencapai 266 orang.

Lee khawatir jika negara tersebut tidak segera mengambil langkah yang tegas, maka kondisi akan semakin memburuk. Oleh sebab itu, pemerintah memutuskan mengambil langkah tegas sekaligus untuk mencegah meningkatnya kasus.

Terkait penutupan tempat kerja, hal itu tidak berlaku pada tempat-tempat yang memberikan pelayanan publik seperti bank, supermarket, klinik dan rumah sakit serta layanan transportasi. Begitu juga dengan kegiatan industri. Bukan tanpa alasan, industri memainkan peranan penting untuk menjaga perekonomian negara itu.

"Kita juga tidak boleh mengganggu sektor ekonomi yang strategis atau yang merupakan bagian dari rantai pasokan global," lanjut Lee. "Orang-orang yang bekerja di industri-industri ini dapat terus bekerja, dengan tetap menjauhkan diri dengan aman. Tetapi sebagian besar tempat kerja lainnya harus ditutup."

Terkait penutupan sekolah dan sarana pra-sekolah, Lee mengatakan semuanya akan ditutup namun tetap menyediakan layanan terbatas bagi anak-anak yang orang tuanya bekerja. Tak hanya itu, Lee juga menekankan agar warga membatasi pertemuan dengan orang lain. Masyarakat sebisa mungkin harus tinggal di rumah dan hanya pergi keluar untuk melakukan hal penting.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts