Jubir Corona Achmad Yurianto Tegaskan Mulai 5 April Warga RI Wajib Pakai Masker
YouTube Resmi BNPB Indonesia
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Berbeda dengan pada jumpa pers BNPB Indonesia sebelumnya, juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto kini terlihat mengenakan masker.

WowKeren - Pemerintah mengumumkan pertambahan jumlah kasus virus Corona atau COVID-19 di Indonesia. Melansir situs covid19.go.id dan siaran langsung YouTube BNPB Indonesia, pemerintah merilis data tambahan 181 kasus baru pada Minggu (5/4) hari ini.

Dengan demikian, total pasien yang positif terjangkit virus corona di Indonesia telah mencapai 2.273 orang. Pasien sembuh kini berjumlah 164 orang sedangkan yang meninggal sebanyak 198 orang. Kini yang masih dirawat berjumlah 1.911 pasien.


Berbeda dengan pada jumpa pers sebelumnya, juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto kini terlihat mengenakan masker. Jubir pemerintah yang akrab disapa Yuri ini mengenakan masker oranye selama siaran langsung.

Yuri mengungkapkan alasannya memakai masker karena rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Ia menekankan pentingnya penggunaan masker pada situasi pandemi virus Corona saat ini.

"Mulai hari ini, sesuai dengan rekomendasi dari WHO, kita jalankan masker untuk semua," kata Yuri. "Mulai hari ini, gunakan masker. Masker untuk semua," tambahnya.

Yuri menjelaskan, "Masker bedah N95 hanya untuk petugas kesehatan, gunakan masker kain, ini menjadi penting karena kita tidak pernah tahu di luar, orang tanpa gejala banyak sekali didapatkan di luar. Kita tidak tahu bahwa mereka sumber penyebaran penyakit. Oleh karena itu, lindungi diri kita. Semua menggunakan masker. Pada saat keluar rumah terutama. Masker bedah, masker N95 hanya untuk petugas kesehatan. Gunakan masker kain. Masker kain bisa dicuci. Kami menyarankan penggunaan masker kain tidak lebih 4 jam. Untuk kemudian dicuci, direndam di air sabun, kemudian dicuci."

"Ini upaya untuk mencegah terjadi penularan. Karena kita tidak pernah tahu untuk di luar banyak sekali kasus yang memiliki potensi yang menular ke kita. Di samping cuci tangan dengan menggunakan sabun selama minimal 20 detik. Ini menjadi kunci bagi kita untuk kemudian mengendalikan penyakit ini."

"Oleh karena itu, sekali lagi bahwa kunci penyelesaian masalah ini adalah di tengah-tengah masyarakat. Jaga jarak sosial dalam berkomunikasi. Ini bukan suatu imbauan lagi, tetapi ini sudah menjadi suatu perintah yang mana harus kita laksanakan bersama-sama. Cuci tangan dengan menggunakan sabun. Gunakan masker pada saat keluar rumah. Hilangkan kebiasaan untuk menyentuh wajah, mulut, hidung dan mata pada saat tangan kita tidak bersih dan belum dicuci menggunakan sabun. Oleh karena itu, sekali lagi. Masker untuk semua."

(wk/chus)

You can share this post!

Related Posts