Kasus Baru Sudah Menurun, Korsel Justru Laporkan Puluhan Pasien Corona Kembali Positif Usai Sembuh
Reuters/Heo Ran
Dunia
Pandemi Virus Corona

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korsel (KCDC) mencatat adanya 51 pasien yang kembali positif Covid-19 usai dinyatakan sembuh. Puluhan pasien tersebut berasal dari Daegu dan Provinsi Gyeongsang Utara.

WowKeren - Korea Selatan melaporkan kurang dari 50 kasus corona (Covid-19) baru untuk pertama kalinya sejak penyakit tersebut mewabah pada akhir Februari 2020 lalu. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) melaporkan 47 kasus corona baru pada Minggu (5/4) kemarin. Angka ini menurun dibandingkan jumlah kasus baru pada Sabtu (4/4), yakni 81 kasus.

Dengan demikian, total pasien corona di Korsel kini telah mencapai 10.284 orang. Melansir situs worldometer, 186 orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia, sedangkan 6.598 orang di antaranya dinyatakan sudah sembuh.

Sayangnya, beberapa pasien corona yang telah dinyatakan sembuh itu kini kembali positif Covid-19. Melansir The Korea Herald pada Senin (6/4) hari ini, KCDC mencatat adanya 51 pasien yang kembali positif Covid-19 usai dinyatakan sembuh. Puluhan pasien tersebut berasal dari Daegu dan Provinsi Gyeongsang Utara yang notabene merupakan pusat penyebaran virus corona di Korsel.


Dirjen KCDC, Jeong Eun-Kyeong, menyebut bahwa kemungkinan besar virus corona kembali aktif (reactivated) di tubuh pasien tersebut. Sehingga pasien-pasien tersebut bukannya kembali terinfeksi virus corona (reinfected). Pasalnya, mereka kembali dinyatakan positif tak lama setelah dipulangkan dari karantina.

Kasus-kasus tersebut kini telah diselidiki oleh tim penyidik dari otoritas kesehatan Korsel. Menurut sejumlah pakar virus dan epidemiologi, pasien-pasien tersebut kembali positif Covid-19 karena virus kembali aktif, dan bukannya karena kesalahan diagnosis.

"Ada pola tingkat virus menurun dan meningkat lagi," jelas ahli penyakit menular di Catholic University of Korea, Jegal Dong-wook. "Investigasi harus dilakukan dengan seksama apakah tingkatnya cukup rendah untuk menunjukkan hasil negatif."

Selain itu, pakar juga menilai bahwa virus corona kemungkinan tetap laten dalam sel-sel tubuh tertentu dan dapat kembali menyerang organ pernapasan saat mereka reactivated. "Pasien yang dites positif adalah orang-orang yang virusnya aktif kembali atau yang kambuh," tutur ahli penyakit menular dari Soonchunhyang University Hospital, Kim Tae-kyung.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts