Ahok Bandingkan Rasanya WFH Dan ‘Dikurung’ Di Mako Brimob, Lebih Enak Mana?
Instagram/basukibtp
Nasional
#dirumahsaja

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok membandingkan rasanya work from home dengan mendekam di Mako Brimob beberapa waktu lalu.

WowKeren - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang kerap disapa dengan nama Ahok mengomentari pandemi virus corona (COVID-19) yang tengah menghantam Indonesia saat ini. Ia mengaku jika dirinya juga harus menjalani work from home (WFH) demi mencegah penularan COVID-19.

Komisiaris Utama (Komut) PT Pertamina ini lantas mengungkapkan rasanya terisolasi diri di rumah. Ia membandingkannya dengan masa-masa saat harus menjalani hukuman penjara di Mako Brimob.


Ahok mengakui jika dikurung di rumah jauh lebih enak ketimbang berada di dalam Mako Brimob. Oleh sebab itu, ia mengaku tidak kesulitan dalam beradaptasi di tengah pandemi ini dengan terus berada di rumah lantaran pernah merasakan yang lebih buruk.

”Ya bersyukur jugalah orang pada tanya dikurung di rumah kerja gimana, saya bilang kayaknya ini lebih enak daripada Mako Brimob sih,” ujar Ahok saat menjalani teleconference, melalui akun YouTube Luna Maya pada Selasa (14/4). “Jadi kita pernah alami lebih susah.”

Ahok menceritakan jika dirinya hanya mengandalkan teleconference dengan jajaran di Pertamina saat WFH. Hal ini sebagai tindakan pencegahan utama virus corona, terlebih juga ada tim bagian ladang Pertamina yang berada di luar negeri.

”Kita bisa sampai 10 ribu orang telewicara jadi kita mulai biasakan kerja teknologi, bagian ladangnya minyak Pertamina di luar negeri juga kan banyak,” cerita Ahok. “Kemarin kita town hall meeting itu sampai 10 ribu orang terlibat ngomong. Tapi kita kuncinya ya. Lebih padat kita kerja begini dan lebih banyak.”

Terlepas dari pandemi virus corona yang tengah mengguncang dunia, Ahok mengungkapkan hikmah dibaliknya. Menurutnya, pandemi ini telah membuatnya lebih bisa menghargai setiap waktu dan momen kebersamaan dengan orang-orang yang dicintai.

"Hari ini tiba-tiba jadi sadar betapa kalau dulu bisa kunjungi saudara kita nggak lakukan karena sibuk kerja, kalau lagi pas kumpul alasan masih ada minggu depan,” ungkap Ahok. “Tiba tiba-tiba sekarang kehilangan nggak bisa lakukan lagi, sama saudara, sama anak beda tempat tinggal juga nggak bisa.”

”Kompleksnya nggak bisa kasih orang luar masuk. Kasihan sekuriti mereka pulang itu disemprot sekuriti, mertua saya juga karena protokol,” sambungnya. “Disinfektan itu lho. Banyak hal kita syukuri kita tak pernah berpikir akan ditahan lagi di rumah seperti ini.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts