Menhan Prabowo Perangi Virus Corona Di Sektor Pertahanan, Seperti Apa?
Instagram
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Menhan Prabowo Subianto ikut memerangi pandemi virus corona (COVID-19) melalui sektor pertahanan yang telah dipimpinnya selama ini, seperti apa upaya yang dilakukan?

WowKeren - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto di tengah pandemi virus corona (COVID-19) memang telah jarang muncul dalam pemberitaan-pemberitaan terkait kinerjanya. Meski jarang disorot di masa krisis ini, namun rupanya Prabowo juga ikut memerangi pandemi virus corona saat ini.

Upaya melawan virus corona ini ditunjukkan Prabowo melalui Kementerian Pertahanan (Kemenhan) yang dipimpinnya. Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan jika Prabowo mendukung sepenuhnya BUMN bidang Industri Pertahanan memproduksi alat medis berupa ventilator untuk membantu penanganan pasien virus corona.


BUMN di sektor pertahanan yang saat ini mampu dan telah siap untuk memproduksi ventilator ada dua, yaitu Pindad dan Dirgantara. Dua perusahaan yang masuk dalam klaster National Defence and Hightech Industries (NDHI) ini telah lulus uji produk oleh Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Kementerian Kesehatan RI.

”Pindad dan Dirgantara sudah mampu produksi ventilator,” kata Trenggono seperti dilansir dari CNNIndonesia, Sabtu (25/4). “Kementerian Pertahanan akan pastikan membeli produk buatan BUMN ini agar kita tak telat bergerak dan menjadi pemenang dalam melawan COVID-19.”

Sejauh ini, ventilator memang merupakan alat paling penting yang dibutuhkan dalam menangani pasien virus corona. Alat bantu pernapasan ini memang begitu vital. Bahkan, hampir setiap negara sangat membutuhkan ventilator hingga menyebabkan permintaan sangat tinggi di tengah wabah corona.

Permintaan yang tinggi dari sejumlah wilayah tentunya telah menyebabkan ketersediaan ventilator semakin menipis, baik di Indonesia maupun negara lainnya. “Saya selama ini aktif mendorong pabrik milik BUMN yang berada di klaster National Defence and Hightech Industries (NDHI) ikut produksi ventilator,” jelas Trenggono.

Lebih lanjut Trenggono menjelaskan pembuatan ventilator ini akan memanfaatkan mesin produksi yang dimiliki industri pertahanan. Menurutnya, pilihan tersebut sangatlah realistis jika berkaca pada negara lain. Contohnya Pemerintah Amerika Serikat yang telah meminta pabrik mobil Ford, General Motor (GM), dan pabrik turbin GE untuk memproduksi ventilator semasa pandemi.

”Bahkan Israel Aerospace Industries (IAI) yang dikenal sebagai manufaktur dirgantara dan persenjataan diperintahkan ikut berperan serta melawan pendemi corona,” terang Trenggono. “Di mana divisi produksi rudal di IAI dikonversi untuk memproduksi ventilator portable.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts