Menurutnya, pembuatan vaksin biasanya memakan waktu sekitar lima tahun lamanya. Pasalnya, membuat vaksin ini tidaklah mudah namun harus melalui sejumlah prosedur.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 27 April 2020 - 09:53 WIB
WowKeren - Miliarder dunia Bill Gates kembali bersuara mengenai kapan pandemi corona (COVID-19) akan berakhir. Menurutnya, pandemi ini merupakan mimpi buruk bagi dunia.
Pandemi ini, dikatakannya, akan menjadi peristiwa yang menentukan era sekaligus dampaknya yang akan berlangsung selama bertahun-tahun lamanya. Menurutnya, perlu waktu untuk mengembalikan semuanya seperti sedia kala.
"Ini akan memakan waktu sebelum semaunya kembali normal," kata Gates dilansir CNBC, Senin (27/4). Lebih jauh, ia menyebut jika apa yang dialami oleh dunia saat ini dalam menghadapi corona bahkan belum setengah jalan.
"Aku berharap bisa mengatakan bahwa kita sudah setengah jalan," lanjut Gates menambahkan. "Tapi saya rasa tidak."
Ia menilai bahwa di Amerika Serikat sendiri, produksi vaksin secara besar-besaran masih belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Menurutnya, pembuatan vaksin biasanya memakan waktu sekitar lima tahun lamanya. Pasalnya, membuat vaksin ini tidaklah mudah namun harus melalui sejumlah prosedur. Sebelum diujikan ke manusia, vaksin harus melalui tahap pengujian terhadap binatang terlebih dahulu.
"Biasanya vaksin membutuhkan waktu lebih dari lima tahun," papar Gates. "Karena Anda memiliki banyak langkah yang harus ditempuh."
Untuk saat ini, ia mengaku telah melihat bukti jika vaksin corona bisa tersedia dalam batas waktu 18 hingga 24 bulan. Sekarang, para ilmuwan tengah bekerja keras untuk mengupayakannya.
"Para ilmuwan terbaik sedang bekerja keras dalam hal ini," lanjut Gates. "Faktanya, dalam beberapa minggu terakhir saya telah melihat tanda-tanda, kita mungkin mendapatkan sisi optimis dari proyeksi waktu (18-24 bulan) untuk vaksin."
Dalam blog pribadinya, Gates menulis jika batas waktu vaksin dapat berkisar antara sembilan bulan hingga dua tahun. Namun ia optimis jika vaksin bisa ditemukan dalam 18 bulan sehingga dengan kata lain vaksin akan tersedia mulai pertengahan 2021.
Gates sebelumnya juga mengkritisi langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyetop sementara pendanaan untuk Organisasi Kesehatan Dunia. Menurutnya, itu adalah langkah yang berbahaya.
(wk/zodi)