Kondisi RI Diharapkan Normal Juli, Jusuf Kalla Ungkap Pandangan Lain
Instagram
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Menurutnya, virus corona tak hanya merupakan bencana kesehatan yang dihadapi dunia namun juga bencana ekonomi. Ia kemudian membandingkan dengan bencana flu Spanyol.

WowKeren - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengungkap pandangannya terkait pandemi corona (COVID-19) di Indonesia. Ia menyebutkan jika pemulihan ekonomi usai pandemi ini berakhir akan cukup memakan waktu.

Begitu pula dengan kondisi di Indonesia. Tidak ada yang tahu kapan kondisi di negeri ini kembali normal seperti sebelum pandemi menyerang.


"Begini, (pemulihan) ekonomi akan makan waktu," kata JK dilansir CNN Indonesia, Selasa (29/4). "Kita tidak bisa prediksi itu, tapi akan makan waktu. Sama dengan kita tidak tahu kapan kita hidup normal. Kapan kita pergi ke mal akan makan waktu setahun, dua tahun."

Ia menilai jika jawaban dari semua ini salah satunya adalah menemukan vaksin. Semua penduduk dunia, perlu mendapatkan vaksin tersebut agar penyakit tidak menyebar mengingat penularan virus corona relatif cepat.

"Intinya kapan vaksin itu ditemukan karena selanjutnya bagaimana memvaksin 5 miliar orang dunia ini," lanjut JK. "Dan semua orang di Indonesia. Itu harus divaksin semua, supaya tidak menyebar."

Menurutnya, virus corona tak hanya merupakan bencana kesehatan yang dihadapi dunia namun juga bencana ekonomi. Ia kemudian membandingkan dengan bencana flu Spanyol yang pernah melanda pada tahun 1982 silam.

Jumlah kematian yang diakibatkan oleh flu Spanyol cukup banyak yakni hingga 40 juta orang. Yang membuat virus corona ini tantangan sulit adalah lantaran terjadinya krisis ekonomi, sosial, dan kesehatan yang terjadi secara bersamaan.

"Tahun 1918 kita ada flu Spanyol diperkirakan 40 juta orang meninggal. Orang meninggal masih lebih banyak (karena Flu Spanyol), perang dunia kedua juga lebih besar, secara bersamaan," jelas JK. "Tapi secara bersamaan sulitnya krisis ekonomi, sosial, kesehatan bergabung jadi satu. Ini yang sulitnya COVID-19."

Sebelumnya, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Doni Monardo, mengungkapkan target pemerintah terkait antisipasi pandemi corona. Menurut Doni, ada perkiraan bahwa masyarakat Indonesia sudah bisa kembali hidup normal pada Juli 2020.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts