'Gundala' Tayang di Amerika, Simak 6 Film Joko Anwar yang Punya Prestasi Internasional
Film

Film 'Gundala' dikabarkan akan tayang di Amerika pada 28 Juli mendatang. Tak hanya 'Gundala', film-film garapan Joko Anwar yang lain juga sukses go international, lho!

WowKeren - BumiLangit Cinematic Universe (BCU) telah merilis film pertama bertajuk "Gundala" yang tayang pada 2019 lalu. Sebanyak lebih dari 1,6 juta penonton Indonesia telah menyaksikan film yang dibintangi Abimana Aryasatya tersebut. Tak hanya itu, sederet prestasi telah diraih film "Gundala" baik di kancah Nasional maupun Internasional, salah satunya tayang di Festival Film Toronto.

Baru-baru ini, kabar gembira sekaligus prestasi gemilang kembali terdengar dari film garapan Joko Anwar tersebut. Pada 28 Juli mendatang, "Gundala" ternyata bakal resmi dirilis di Amerika.


Mengutip salah satu portal berita Amerika, Joko Anwar mengumumkan hal tersebut melalui Instagram pribadinya. Pengumuman mengenai pemutaran film "Gundala" di Amerika juga dibagikan Premiere Entertainment Group, sebuah perusahaan penjualan, produksi, dan pembiayaan yang berbasis di Los Angeles yang menangani penjualan film di seluruh dunia.

"Gundala" merupakan film superhero asli Indonesia yang berkisah tentang seorang anak yatim piatu bernama Sancaka (Abimana). Sancaka memiliki kekuatan petir yang digunakannya untuk melawan Pengkor, seorang bos mafia yang kejam. Selain "Gundala", film-film Joko Anwar yang lain juga berhasil go international, lho! Ingin tahu film apa saja? Simak rangkuman yang telah disiapkan WowKeren berikut ini.

(wk/nere)

1. Perempuan Tanah Jahannam


Perempuan Tanah Jahannam

Sama seperti "Gundala", film horor "Perempuan Tanah Jahanam" tayang pada 2019. Film yang dibintangi Tara Basro tersebut juga sukses meraih jutaan penonton. Hasil karya sutradara Joko Anwar itu telah diputar di Amerika Serikat untuk Sundance Film Festival, Belanda untuk International Film Festival Rotterdam, dan Swedia untuk Goteborg Film Festival.

Film "Perempuan Tanah Jahanam" sendiri bercerita tentang Maya (Tara Basro) dan Dini (Marissa Anita). Kedua sahabat itu memutuskan untuk pulang ke kampung halaman Maya dengan harapan menemukan harta warisan orangtuanya yang sudah meninggal. Namun, Maya malah kehilangan Dini serta menyaksikan berbagai keanehan hingga mendapatkan teror di kampung halaman orangtuanya tersebut.

2. Pengabdi Setan


Pengabdi Setan

Sebelum "Perempuan Tanah Jahanam", nama Joko Anwar begitu melambung saat film "Pengabdi Setan" dirilis pada 2017. Bahkan "Pengabdi Setan" disebut sebagai kebangkitan film genre horor Indonesia. Bagaimana tidak, "Pengabdi Setan" merupakan film yang paling banyak disaksikan di bioskop pada tahun 2017, yakni sebanyak 4,2 juta penonton.

"Pengabdi Setan" diketahui berhasil tayang dan menyabet kategori film terseram dalam ajang Popcorn Frights Film Festival 2018 di Florida, Amerika Serikat. Film dengan judul Internasional "Satan’s Slave" ini juga menyabet Film Terbaik dalam Overlook Film Festival. Joko Anwar disebut berhasil mengangkat nama sineas Indonesia dengan film reboot garapanya itu.

3. Modus Anomali


Modus Anomali

"Modus Anomali" terpilih dalam Festival South by Southwest (SXSW) 2012. Festival yang berlangsung mulai tanggal 9-17 Maret di Texas - Amerika Serikat (AS) itu merupakan salah satu festival terbesar di AS. Pemutaran "Modus Anomali" kala itu bahkan sebelum diputar di bioskop-bioskop Indonesia pada 26 April 2012. Sebelum itu, "Modus Anomali" ternyata juga menjadi Pemenang kategori Bucheon Award di Network of Asian Fantastic Films 2011.

Film bergenre thriller ini menceritakan tentang seorang laki-laki (diperankan Rio Dewanto) yang pergi berlibur di hutan dengan keluarganya. Namun ketika sosok tak diundang datang menghampiri, serangkaian peristiwa aneh terjadi dan mengancam nyawa keluarganya. Selain Rio, "Modus Anomali" juga dibintangi Hannah Al Rasyid.

4. A Copy of My Mind


A Copy of My Mind

Toronto International Film Festival (TIFF) dan Venice Film Festival 2015 di Italia merupakan dua Festival Film Internasional bergengsi yang berhasil ditembus film "A Copy of My Mind. Film yang dibintangi Tara Basro dan Chico Jericho tersebut juga menjadi yang terbaik di Asian Project Market, Busan Internasional Film Festival 2014.

"A Copy of My Mind" bercerita tentang kisah cinta tokoh Sari dan Alek. Tak hanya mengenai cinta, film garapan Joko Anwar ini juga dibumbui konflik politik. Film ini ialah bagian awal dari trilogi, dua bagian lainnya adalah "Jakarta: A Copy of My Heart" dan "A Copy of My Soul".

5. Pintu Terlarang


Pintu Terlarang

"Pintu Terlarang" merupakan film garapan Joko Anwar yang dibintangi Fachri Albar dan Marsha Timothy. Film yang dirilis pada 2009 silam ini menceritakan kehidupan seorang pematung sukses yang berubah 180 derajat. Perubahan itu terjadi ketika ia mulai menerima pesan-pesan misterius dari seseorang yang meminta bantuannya.

Berbagai penghargaan Internasional diraih "Pintu Terlarang". Di antaranya Pemenang Festival Film Indonesia 2009 untuk kategori Sinematografi Terbaik dan Penyunting Gambar Terbaik, serta Pemenang Puchon International Fantastic Film Festival 2009 untuk kategori Film Terbaik.

6. Janji Joni


Janji Joni

"Janji Joni" merupakan film yang membuat Joko Anwar dikenal publik. Selain mengarahkan, "Janji Joni" juga ditulis oleh Joko sendiri. Film yang diperankan oleh Nicholas Saputra dan Mariana Renata tersebut rupanya ditulis Joko saat duduk di bangku kuliah pada 1998 silam.

Penghargaan yang diterima film "Janji Joni" ialah Best Movie di MTV Indonesia Movie Awards 2005. "Janji Joni" juga lolos seleksi film Internasional yakni Sydney Film Festival dan Busan International Film Festival. Sebelum "Janji Joni", Joko Anwar telah dikenal karena bekerja sama dengan Nia Dinata untuk film "Arisan!" yang menjadi Film Terbaik di Festival Film Indonesia (FFI) dan Best Movie di MTV Indonesia Movie Awards pada 2004.

You can share this post!

Related Posts