Percaya Teori Konspirasi, Jerinx SID Larang Masyarakat Tes COVID-19
Instagram
Selebriti
Konspirasi Corona Jerinx

Jerinx SID berpendapat bahwa mempercayai teori konspirasi lebih baik dibanding termakan oleh narasi global. Oleh sebab itu, Jerinx menyarankan masyarakat tetap menggunakan obat yang sudah ada untuk sembuh dari penyakit.

WowKeren - Jerinx SID belakangan sukses menggegerkan publik karena keinginannya untuk disuntik virus COVID-19. Jerinx juga bersedia berinteraksi dengan pasien positif Corona, dengan syarat apabila ia berhasil selamat, para pemangku jabatan yang menyarankan lockdown sebagai solusi situasi ini harus mau dipenjara. Sang istri, Nora Alexandra, pun bersedia menemani perjuangan Jerinx sampai mati.

Tak selesai dengan tantangannya, Jerinx kembali mempengaruhi masyarakat untuk tidak mau melakukan tes Covid. Jerinx menyarankan agar masyarakat yang sakit mengobatinya dengan obat yang sesuai dengan penyakitnya. Pernyataan Jerinx ini berkaitan dengan teori konspirasi BG yang diduga merujuk pada sosok Bill Gates.


"JANGAN PERNAH mau dites CV. Makin banyak yg mau dites hanya akan memuluskan agenda BG memonopoli dunia," tulis Jerinx pada Senin (4/5). "Jika anda sedang sakit, JANGAN MAU DITES CV. Fokus sembuhkan sakit anda dgn cara biasa yg SESUAI dgn penyakitnya."

"Yang JAUH LEBIH BAHAYA dari CV adalah ketika BG (pemilik mayoritas saham farmasi global) MENGENDALIKAN apa yg ada di dalam tubuh anda #DibunuhPanik #DibunuhMSM," tegas Jerinx.

Percaya Teori Konspirasi, Jerinx SID Larang Masyarakat Tes COVID-19

Instagram

Dalam unggahan selanjutnya, Jerinx berpendapat bahwa mempercayai teori konspirasi lebih baik daripada termakan narasi global. Menurut Jerinx, teori konspirasi tak membuat masyarakat ketakutan sehingga imun stabil dan tidak mudah sakit. Oleh karenanya, masyarakat pun tak menyesaki rumah sakit sehingga tenaga medis bisa bekerja "normal".

"Dengan menciptakan pola di atas, anda sudah. A. Meyakinkan pemerintah agar tetap menolak perintah lockdown dari PBB. B. Mempercepat pemulihan ekonomi bangsa," lanjut Jerinx. "C. Melepaskan Indonesia dari monopoli BG thd masa depan kesehatan kita & anak-cucu kita."

Lebih lanjut, Jerinx meyakini bahwa narasi global yang tampak manusiawi justru membuat masyarakat panik dan mudah terserang COVID-19. " Selama persepsi dikunci, kepanikan tetap terjadi, imun maki diserang, orang makin cepat sakit, ekonomi pun melemah hingga mengakselerasi kebijakan wajib vaksin yg berujung pada dominasi elit global thd masa depan kita & anak-cucu kita," tandas drummer Superman Is Dead tersebut.

(wk/nere)

You can share this post!

Related Posts