Ferdian Paleka Jadi Korban Bullying Di Penjara,  Kasusnya Kini Dibawa Ke Komnas HAM
Selebriti

Pihak keluarga Ferdian Paleka tak terima putranya mengalami bullying di dalam sel tahanan. Kendati begitu, kini kasus tersebut akan dilaporkan ke Komnas HAM.

WowKeren - Ditangkapnya Ferdian Paleka setelah memberikan sembako isi sampah kepada waria rupanya tidak membuat namanya berhenti untuk diperbincangkan. Setelah mendekam di sel Satreskrim Polrestabes Bandung akibat prank sembako sampah, Ferdian malah jadi korban bully para napi.

Kini kasus Ferdian memasuki babak baru. Ferdian yang semula berstatus sebagai tersangka akhirnya menjadi korban setelah orangtuanya melaporkan kasus yang dialami Ferdian di tahanan kepada Komnas HAM.

Orangtua menyayangkan perlakuan yang dialami putranya di dalam penjara. Hati mereka merasa sedih melihat anaknya dirundung bahkan ditelanjangi oleh tahanan lain.


"Perundungan di tahanan sungguh membuat orangtua sangat sedih lihat kondisi anak-anaknya menjadi viral dalam kondisi telanjang. Push up dan ada pemukulan," kata Rohman Hidayat, kuasa hukum Ferdian Paleka bersama dua tersangka yang juga rekan Ferdian Paleka, di kantornya di Jalan Banda, Kota Bandung, Kawa Barat, Ahad atau Minggu (10/5). Kini pihaknya sedang berupaya menghadirkan saksi untuk bisa segera membuat laporan ke Komnas HAM.

Rohman menyebut apa yang dialami oleh Ferdian dan rekan-rekannya yang dibully di dalam penjara sangatlah tidak manusiawi. "Bukan tidak mungkin kita mengajukan permohonan perlindungan saksi dan korban ke Komnas HAM karena apa yang terjadi di dalam tahanan kepolisian tidak manusiawi," pungkas Rohman.

Diberitakan sebelumnya, video Ferdian yang dibully itu membuat polisi angkat bicara. Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya mengungkap pelaku yang membully Ferdian adalah tahanan lain.

Polisi pun langsung melakukan tindakan tegas dengan menyita ponsel selundupan napi. Sel Ferdian kemudian dipindah dan untuk sementara tahanan tak boleh dijenguk. "Dengan adanya kejadian seperti ini, kita tidak menerima kunjungan tamu siapapun juga. Tidak menerima makanan dari luar," kata Ulung di Mapolrestabes Banding, Sabtu (9/5).

(wk/lail)

You can share this post!

Related Posts