Lukman Sardi Jadikan Momen Pandemi Virus Corona untuk Tunjukan Solidaritas Para Pekerja Film
Instagram/lukmansrd
Film
Seleb vs Corona

Lukman Sardi mencoba mencari cara untuk memberikan semangat kepada diri sendiri dan para pekerja film di situasi wabah virus corona. Lukman pun menjadikan momen ini untuk menunjukan solidaritas.

WowKeren - Pandemi virus corona di seluruh dunia memberikan dampak cukup besar pada industri perfilman, tidak terkecuali Indonesia. Perilisan dan proses produksi film-film pun ditunda sehingga harus dijadwalkan ulang.

Aktor Lukman Sardi menjadi salah satu figur publik yang ikut merasakan dampaknya. Beberapa produksi film yang sedang ia jalani terpaksa mandek hingga waktu yang belum bisa ditentukan.


"Kalau aku sendiri, sebagai pelaku industri film, memang kayaknya cukup berasa karena kan gimana pun, kalau kita ngomong film, kita bekerja kalau memang berdasarkan produksi,” ungkap Lukman dalam konferensi pers virtual Peluncuran Festival Film & Serial Online di GoPlay pada Rabu (13/5) kemarin.

Pria berusia 48 tahun ini mengaku mencari cara untuk memberikan semangat kepada diri sendiri dan kru film. Meski tak melakukan produksi film di tengah wabah Covid-19, bukan berarti membuat Lukman dan pekerja film pasrah.

"Kita tetap berupaya kira-kira apa yang bisa kita lakukan untuk tetap memberikan semangat dari diri kita sendiri, terutama juga buat kru-kru film. Dampaknya luar biasa banget karena (penghasilan) mereka tergantung dari sebuah proyek,” kata Lukman.

Lukman pun berusaha membantu dan memikirkan solusi untuk para pekerja film yang terkena dampak virus corona. Ia menyebut situasi saat ini menjadi momen untuk menunjukan solidaritas.

"Selain menjadi momen yang kurang enak, ini menjadi momen yang buat aku pribadi dan teman-teman lain untuk menunjukkan solidaritas kita buat orang-orang film. Gimana kita harus saling bahu membahu supaya dalam situasi ini ada hal yang bisa kita lakukan untuk teman-teman yang lain juga. Dari situ, kita bisa berpikir kreatif, solusi-solusi apa yang bisa dilakukan," jelas Lukman.

Menurut Lukman, rangkaian Festival Film dan Serial Online di GoPlay dapat membantu para pekerja film di Indonesia. Sebab, 20 persen hasil penjualan akses nonton film maupun serial yang ada di festival akan disalurkan kepada para pekerja film yang terdampak wabah corona. Sumbangan tersebut disalurkan melalui Badan Perfilman Indonesia (BPI) sebagai bentuk apresiasi pekerja film.

"Supaya paling tidak di masa-masa seperti ini mereka bisa survive sambil terus memikirkan prosedur apa yang bisa dilaksanakan untuk menjamin pada saat kita nanti misalnya boleh berproduksi kembali. Juga kesehatan dan segala macamnya bisa terjaga," tutup Lukman.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts