Sandiaga Uno Buka-Bukaan Soal Modal Kampanye Pilkada dan Pilpres, Nominalnya Bikin Kaget
Instagram/sandiuno
Nasional

Dalam rentang 2 tahun, Sandiaga Uno rupanya harus merogoh kocek begitu dalam untuk menunjang langkahnya menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta dan mencalonkan diri sebagai Wakil Presiden RI.

WowKeren - Mantan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno baru-baru ini berkenan mengungkap perjalanan kampanyenya dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 dan Pemilihan Presiden 2019. Salah satu yang diungkapnya adalah perihal dana yang dihabiskan untuk kampanye.

Sandiaga berkenan blak-blakan soal hal ini ketika menjadi narasumber di video yang diunggah ke kanal YouTube pakar hukum tata negara Refly Harun pada Minggu (17/5) kemarin. Nominal yang dihabiskan pun tak main-main, yakni mencapai sekitar Rp 1 triliun!


Awalnya Refly bertanya santai, namun menuntut Sandiaga untuk menjawab jujur, perihal dana yang digelontorkan untuk berkampanye. "Bung, ini harus jujur, tahun 2017 Pilkada DKI habis berapa, Bung?" tanya Refly.

"Waduh itu sudah saya laporkan di LHKPN," beber Sandiaga langsung, merujuk pada kewajiban cakada untuk melaporkan dana kampanyenya. "Angkanya saya lupa, tapi hampir Rp 300-an miliar."

Refly pun kembali mengorek informasi soal seberapa dalam kocek yang dirogoh Sandiaga untuk memuluskan langkahnya ke kursi RI 2. Angkanya pun tak kalah menakjubkan, yakni nyaris dua kali lipat biaya Pilkada DKI Jakarta.

"Ini juga sudah saya laporkan," jawab Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu, dilansir dari Suara, Senin (18/5). "Hampir Rp 600-an miliar totalnya."

Kendati demikian, Sandiaga menegaskan tak semua calon pejabat negara harus sedemikian berduit. "Ada yang enggak punya apa-apa, tapi tahu-tahu jadi kandidat. Saya aja terlalu naif dan sedikit bloon gitu lah," kelakar Sandiaga.

Namun pria yang pernah memutuskan untuk rehat dari dunia politik Indonesia ini mengaku tak merasa menyesal meski "kehilangan" uang dalam jumlah besar namun tak membawa hasil maksimal. Sebab seperti diketahui, Sandiaga sudah melepas jabatannya sebagai Wagub DKI Jakarta demi mencalonkan diri sebagai wakil Prabowo Subianto, yang kemudian kalah oleh pasangan Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin.

"Buat saya tidak ada penyesalan sama sekali. Buat saya ini adalah bagian daripada perjuangan dan pengorbanan," pungkas Sandiaga diplomatis. "Dan memang kalau di politik itu kalau kita mandiri ya harus berani keluar uang sendiri."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts