Biang Kerok Penyebab Macet Tiap Pagi di Tol Jakarta-Cikampek Saat Masa PSBB
Nasional
PSBB Corona

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) lantas menjelaskan biang kerok yang menyebabkan kemacetan setiap pagi di KM 31 Tol Jakarta arah Cikampek pada masa PSBB.

WowKeren - Kemacetan sempat terjadi di KM 31 Tol Jakarta arah Cikampek meski pun aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih diterapkan. Kementerian Perhubungan lantas menjelaskan biang kerok yang menyebabkan kemacetan setiap pagi di titik tersebut.

Ternyata, kemacetan terjadi karena kendaraan yang melintas harus melalui proses pengecekan di pos PSBB. Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menjelaskan bahwa kemacetan tersebut bukan terjadi karena arus mudik.


"Bukan mudik, itu kan masih yang kerja kan yang ke arah Karawang kan. Pagi biasanya itu, pagi itu," ungkap Budi pada Rabu (20/5). "Setahu saya kalau pagi itu biasa itu yang ke arah Karawang di check point itu pasti ada antrean, karena memang ada pengecekan."

Lebih lanjut, Budi menuturkan bahwa antrean memang biasa terjadi di titik tersebut. Apabila ada pengemudi yang berniat mudik, maka petugas akan meminta kendaraannya untuk putar balik.

"Itu jalur jadi 2 kan, ada yang dibelokkan ke kiri, yang dibuang, ada yang lurus gitu. Jadi di situ memang ada konflik. Kalau ada antrean pasti biasanya kayak gitu kok," terang Budi. "Itu jalur jadi 2 kan, ada yang dibelokkan ke kiri, yang dibuang, ada yang lurus gitu. Jadi di situ memang ada konflik. Kalau ada antrean pasti biasanya kayak gitu kok."

Budi juga mengungkapkan bahwa dirinya pernah mengantre di jalur tersebut pada pagi hari. Menurutnya, antrean kendaraan di jalur tersebut bisa mencapai 1 kilometer.

"Satu, pekerja yang ke Karawang, kedua memang ada mobil-mobil yang dibelokkan. Begitu dibelokkan ke kiri, kalau dia ngambil ke tengah, itu kan pasti ada antrean kan. Biasa aja, tiap hari juga ada antrean di situ kok. Saya pernah di situ juga pagi-pagi, saya juga pernah sampai Cikarang Utama, di pintu tol itu. Antreannya bisa sampe 1 kilometer dari check point itu. Ya, KM 31 sampai 30, 1 kiloan lah," ujar Budi. "Sebagian pemudik, makanya kalau pemudik dibuang (dibelokkan) ke kiri sama polisi."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts