Viral Habib Umar Assegaf Langgar PSBB dan Adu Pukul Dengan Petugas, Polrestabes Surabaya Buka Suara
Nasional
PSBB Corona

Dalam video tersebut, tampak seorang pria berbaju putih berbicara dengan petugas hingga akhirnya terlibat aksi saling pukul. Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Teddy Candra, lantas menjelaskan duduk perkara aksi di video tersebut.

WowKeren - Media sosial dihebohkan oleh video yang berisi ketegangan antara petugas keamanan dengan seorang pria berbaju putih. Berdasarkan informasi yang beredar, sosok pria berbaju putih dalam video disebut sebagai Habib Umar Assegaf.

Dalam video tersebut, tampak Habib Umar yang turun dari mobil sedan hitam berbicara dengan petugas polisi dan juga Satpol PP yang berada di lokasi. Hingga akhirnya terjadi saling pukul antara Habib Umar dengan seorang pria yang berseragam Satpol PP.


"Diduga Umar Abdullah Assegaf ketua Albayinat Bangil-Jatim melanggar petugas yang sedang menertibkan PSBB," cuit akun Twitter @husinshihab yang mengunggah video tersebut pada Kamis (21/5). "Kelakuannya sungguh memalukan."

PSBB

Twitter

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Teddy Candra, lantas membenarkan kejadian dalam video tersebut. Menurutnya, insiden tersebut terjadi di exit tol Satelit, Surabaya, pada Rabu (20/5) sore. "Benar, kejadiannya itu di Surabaya, tepatnya di Exit Tol Satelit, kejadiannya sore kemarin Rabu," ungkap Teddy dilansir Kumparan pada Kamis (21/5).

Awalnya, sedan hitam bernomor N 1 B tersebut hendak masuk ke Kota Surabaya. Namun petugas menghentikan mobil tersebut di check point exit tol Satelit karena mengangkut 5 orang penumpang.

Teddy menjelaskan bahwa hal tersebut menyalahi aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Diketahui, selama masa PSBB kendaraan hanya boleh diisi 50 persen dari kapasitas.

"Ketika dilakukan pemeriksaan didapati tidak menggunakan masker, kemudian kapasitas mobil lebih dari 50 persen," ungkap Teddy. "Jadi kalau jenis sedan seperti itu harusnya maksimal 3 orang, 1 sopir depan, dua penumpang di belakang. Sedangkan kondisi di mobil saat itu full 5 orang."

Petugas lantas meminta agar mobil tersebut putar balik dan melarangnya masuk ke Kota Surabaya. Setelah itu, terjadi lah insiden seperti yang terekam dalam video viral itu.

"Karena didapati ada pelanggaran, makanya diimbau dengan persuasif dan sanksinya kan cuma teguran sama tidak boleh masuk Kota Surabaya," jelas Teddy. "Nah, diputarbalikkan manut sopirnya, tapi ada yang teriak dan keluar dari mobil, terus kelanjutannya seperti dalam video itu."

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan bahwa pria yang terlibat dalam aksi baku hantam di video itu adalah Habib Umar Assegaf. Informasi tersebut didapat dari hasil penelusuran nomor polisi yang digunakan pimpinan organisasi keagamaan di Pasuruan tersebut.

"Iya (Habib Umar Abdullah Assegaf)," ujar Truno dilansir CNN Indonesia. "Nama itu kami dapat sesuai identitas tercantum dalam kepemilikan kendaraan."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts