Ditutup Karena Corona, Bandara Changi Singapura Akan Kembali Buka 2 Juni Mendatang
Dunia
Pandemi Virus Corona

Bandara Internasional Singapura, Changi Airport akan kembali dibuka pada 2 Juni 2020 mendatang. Meski begitu mereka tak melayani pelancong yang masuk ke Singapura melainkan hanya melayani transit untuk perjalanan jauh.

WowKeren - Mewabahnya virus corona (COVID-19) di Singapura, pemerintah setempat mengambil langkah cepat untuk menutup Bandara Internasional Changi. Hal ini dilakukan demi menekan penyebaran virus tersebut lantaran kasus positif COVID-19 di Negeri Singa kembali meningkat.

Usai ditutup selama satu bulan, Bandara Internasional Changi akan segera kembali di buka mulai Juni 2020 mendatang. Meski begitu, pembukaan bandara tersebut bukanlah untuk masuk ke Negeri Singa ini melainkan bandara hanya melayani transit.


"Ini adalah bagian dari strategi Singapura untuk membuka kembali transportasi udara secara bertahap guna memenuhi kebutuhan ekonomi negara dan masyarakat, sembari memastikan perlindungan yang memadai untuk perjalanan yang aman," Civil Aviation Authority of Singapore (CAAS) mengumumkan.

Lebih lanjut, kebijakan tersebut akan berlaku mulai 2 Juni 2020. Sementara itu, untuk pemegang izin kerja, warga negara atau pelayanan kesehatan, dan transportasi menjadi yang diperbolehkan untuk masuk ke Singapura saat ini.

Meski ditutup, selama ini bandara Changi masih tetap memiliki aktivitas yaitu melayani repatriasi penumpang asing yang diatur oleh pemerintah asal. Untuk mencegah penyebaran virus Corona, staf bandara akan diminta untuk memakai alat pelindung diri (APD). Tindakan pencegahan seperti jaga jarak dan pengecekan suhu akan terus digalakkan.

Maskapai yang ingin transit di Bandara Changi harus memenuhi syarat. CAAS mengatakan maskapai penerbangan harus menyerahkan proposal untuk jalur transfer terlebih dahulu. "Proposal akan dievaluasi dengan mempertimbangkan keselamatan penerbangan, kesehatan masyarakat, penumpang dan kru pesawat," kata otoritas penerbangan tersebut.

Sementara itu, Singapura sendiri meski tengah berperang melawan corona, mereka telah menyiapkan pelonggaran dan membuka kembali perbatasan atau lockdown-nya. Menurut data world of meter, Negeri Singa tersebut mencatat total 29.812 kasus positif corona hingga saat ini. Sedangkan jumlah kematian ada sebanyak 23 orang dan yang sembuh sebanyak 12.117.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts