Kisah Perawat Terinfeksi Corona Berhasil Sembuh, Dirawat 6 Pekan dan Kehilangan Bobot Sampai 22 Kilo
Health
Pandemi Virus Corona

Perawat asal Amerika Serikat tersebut bekerja di salah satu rumah sakit San Fransisco. Sang tenaga medis itu terpapar Corona karena menghadiri sebuah festival di Miami Beach.

WowKeren - Virus Corona (COVID-19) masih menjadi ancaman bagi kelangsungan hidup manusia di penjuru dunia. Seiring dengan vaksin yang belum ditemukan, kasus Corona pun makin melonjak. Namun tak bisa dipungkiri ada banyak pasien juga yang berhasil sembuh dari virus Corona.

Seperti halnya pria asal California, Amerika Serikat bernama Mike Schultz yang sembuh dari Corona. Ia membagikan potret transformasi sebelum dan sesudah dirinya terinfeksi COVID-19 dalam postingan Instagram. Dari foto tersebut, terlihat jelas Mike kehilangan berat badan secacra drastis.


Padahal dulunya Mike memiliki tubuh atletis. Namun virus Corona telah menggerogoti tubuh pria berusia 43 tahun itu setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama enam pekan.

Mike adalah tenaga medis yang terkena dampak Corona. Ia adalah perawat di San Fransisco, Amerika Serikat.

Sebelum terinfeksi Corona, berat badan Mike 86 kilogram. Namun usai dinyatakan positif COVID-19, ia kehilangan berat badan sekitar 22 kilogram.

Mike memberi pesan penting tentang ganasnya virus Corona. Tanpa mengenal usia, tanpa atau ada gejala, ia menyebut COVID-19 bisa menginfeksi siapa saja.

"Saya ingin menunjukkan itu bisa terjadi pada siapa pun," kata Mike pada BuzzFeed, dilansir dari Kumparan. "Tidak masalah apakah Anda muda atau tua, memiliki gejala yang sudah ada sebelumnya atau tidak. Hal seperti ini bisa terjadi pada Anda."

Mike

Instagram

Mike awalnya menganggap enteng virus Corona, karena usianya terbilang masih muda. Namun saat virus tersebut menyerang tubuhnya, ia pun merasa tak sanggup berdiri meski hanya sebentar, termasuk mengambil foto yang diunggahnya dalam Instagram itu.

"Saya sangat lemah. Ini adalah salah satu bagian yang paling membuat frustrasi," sambungnya. "Saya tidak bisa memegang ponsel saya-berat sekali. Saya tidak bisa mengetik, karena tangan saya sangat bergetar."

Mike menjelani perawatan sejak 16 Maret di sebuah rumah sakit di Boston. Sebelumnya, Mike beserta kekasihnya melakukan perjalanan ke Miami Beach menghadiri sebuah festival, dengan setidaknya ada 38 orang kemudian dinyatakan positif Corona dan tiga orang diantaranya meninggal.

Sepulang dari festival, Mike merasa tak enak badan lalu langsung pergi ke rumah sakit. Saat itu ia mengami demam tinggi dan paru- parunya dipenuhi cairan.

"Mereka membawanya masuk dan tidak membiarkan saya tetap berada di sana untuk mengucapkan selamat tinggal," kata sang kekasih, Hebblethwaite.

Mike kemudian dipasangi oksigen dan dibius. "Salah satu dokter mengatakan sejak awal bahwa saya mungkin akan diintubasi, dan itu membuat saya takut," ujar Mike.

Mike kemudian dipindahkan ke rumah sakit yang lebih besar. Ia pun diintubasi selama empat setengah minggu. Kini, Mike sudah dinyatakan sembuh dan diizinkan keluar dari rumah sakit.

(wk/tria)

You can share this post!

Related Posts