Angka Pengangguran AS Capai Puluhan Juta Orang, Trump Desak Pembukaan Lockdown Makin Diperluas
Getty Images
Dunia
Pandemi Virus Corona

Sekitar 2,42 juta warga AS kehilangan pekerjaannya pekan lalu. Kementerian Tenaga Kerja AS menyatakan total warga yang kehilangan pekerjaannya sejak lockdown menjadi 38,6 juta orang.

WowKeren - Presiden Donald Trump kembali mendesak perluasan pembukaan lockdown di Amerika Serikat karena peningkatan jumlah pengangguran akibat pandemi virus corona (COVID-19). Trump melontarkan pernyataan tersebut di hadapan para pemimpin Afrika-Amerika di Michigan, salah satu kawasan kunci pemilihan umum.

"Kami melakukan hal yang benar, tapi sekarang saatnya bergerak. Kalian akan menghancurkan negara jika tidak melakukannya (membuka lockdown)," kata Trump sebagaimana dikutip dari CNN pada Jumat (22/5).


Ia pun dianggap menggunakan isu pembukaan lockdown ini sebagai upaya melambungkan namanya menjelang pemilihan umum pada November mendatang. Kendati demikian, seruan Trump ini lagi-lagi mendapat kecaman dari banyak pihak.

Sebelumnya, sejumlah tokoh seperti gubernur negara bagian, mantan Presiden AS Barack Obama, maupun pakar medis Anthony Fauci mengklaim bahwa Amerika Serikat (AS) berisiko menghadapi ancaman serius jika negara mereka kembali dibuka di tengah wabah virus corona (COVID-19).

Kendati demikian, sekitar 2,42 juta warga Amerika dilaporkan kehilangan pekerjaannya pekan lalu. Kementerian Tenaga Kerja AS menyatakan total warga yang kehilangan pekerjaannya sejak lockdown diberlakukan menjadi 38,6 juta orang.

Trump lantas melontarkan desakan perluasan pembukaan lockdown pada Kamis, saat beberapa kawasan di Eropa mulai menjalani kehidupan biasa setelah lockdown.

Siprus, misalnya, mulai memasuki tahap kedua pembukaan lockdown, yakni menghentikan jam malam, restoran, salon, serta pantai kembali dibuka untuk umum. Namun, bandara dan hotel di kawasan Mediterania tetap ditutup.

Denmark juga turut memulai kehidupan normal dengan pembukaan museum dan kebun binatang sejak Rabu (20/5) setelah pemerintah menyatakan penyebaran virus corona mereda.

Di sisi lain, di AS sendiri juga sudah banyak toko mulai kembali dibuka jelang musim panas, bahkan pantai-pantai turut menyambut wisatawan. Pantai Virginia juga akan dibuka menjelang akhir pekan ini.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts