Usai KFC, Dunkin' Donuts Ikut Tumbang Gegara Virus Corona
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Banyaknya mal yang ditutup berimbas pada penutupan kegiatan operasional Dunkin' Donuts. Alhasil hal ini berbuntut pada pengurangan gaji karyawan dan penundaan THR.

WowKeren - Usai sektor pariwisata, kini sektor restoran juga ikut babak belur akibat pandemi corona (COVID-19). Salah satunya terjadi pada PT Dunkindo Lestari, pemegang lisensi waralaba donat Dunkin' Donuts.

Akibat pandemi ini, banyak mal yang berhenti beroperasi sehingga hal ini pun berdampak pada bisnis toko donat tersebut. Alhasil, hal ini berbuntut pada pemangkasan hak para pekerja seperti upah dan tunjangan hari raya (THR).


Adapun upah maupun THR karyawan belum dibayarkan hingga Jumat (22/5) dengan keputusan sepihak. Gaji para karyawan dipotong hingga 50 persen. Hal itu sebagaimana dikemukakan oleh serikat pekerja.

Sementara itu, pihak Dunkin' Donuts sendiri mengakui jika keputusan itu diambil dengan tidak melibatkan serikat pekerja. Manajer HRD Dunkin' Donuts, Junaidi mengatakan jika keputusan itu diambil melalui jalur manajerial lewat GM, manager, supervisor, head atau shift leader.

Sebab berdasarkan aturan dari Kementerian Tenaga Kerja adalah melalui persetujuan karyawan bukan serikat pekerja. "Mengenai upah yang dipotong dan THR yang ditunda sudah sesuai dengan surat edaran menteri tenaga kerja yaitu melalui mekanisme persetujuan karyawan," kata Junaidi dilansir CNBC Indonesia, Jumat (22/5).

Junaidi menjelaskan jika pihaknya mengambil langkah ini lantaran ada toko di mal yang harus ditutup sehingga sebagian karyawan harus dirumahkan. Oleh sebab itu, ia berharap agar pemerintah segera melonggarkan PSBB.

"Sebagian besar toko tutup dan hanya 1 shift, dulu bisa 2 shift," lanjut Junaidi. "Kita sangat berharap PSBB dilonggarkan karena aturan tersebut sangat memukul usaha kami."

Untuk bisa membayar THR para pekerja, pihak perusahaan berupaya untuk mempercepat penjualan aset segar untuk mendapatkan dana tunai. Aset tersebut dijual dengan setengah harga normal.

Sebelumnya, KFC Indonesia juga memutuskan untuk menutup ratusan gerainya di sejumlah wilayah tanah air. PT Fast Food Indonesia Tbk yang membawahi restoran waralaba cepat saji KFC menyatakan akan menutup 115 gerai. Yang mana, keputusan ini berdampak pada 10 ribu karyawan mereka.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts