Kecepatan Tes Corona Belum Maksimal, Kapan Indonesia Bisa Capai Puncak Pandemi?
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Untuk bisa mencapai puncak pandemi, Wakil Ketua Umum PB IDI dr. Adib Khumaidi menyebutkan jika yang harus menjadi prioritas adalah kecepatan melakukan tes untuk mendeteksi virus.

WowKeren - Ikatan Dokter Indonesia mengatakan jika kemampuan tes PCR untuk mendeteksi pasien virus corona di Indonesia belum maksimal. Sehingga masih belum bisa dikatakan jika Indonesia mencapai puncak pandemi COVID-19.

Wakil Ketua Umum PB IDI dr. Adib Khumaidi mengatakan jika saat ini masih banyak pasien ODP, PDP, maupun OTG yang masih belum mendapat konfirmasi hasil tes PCR. Begitu pula dengan upaya tracing orang-orang yang telah berkontak dengan pasien.


"Saat ini kemampuan pemeriksaan rapid test massive PCR belum maksimal. Masih banyak ODP, PDP, dan OTG yang belum dilakukan dan mendapatkan hasil tes konfirmasi PCR-nya," kata Adib. "Begitu juga dengan tracing kontak yang juga harus ditindaklanjuti dengan pemeriksaan PCR swab. Hal ini lah yang menjadi indikator bahwa kita belum mencapai puncaknya pandemi COVID-19 di Indonesia."

Adapun kendala yang dialami Indonesia dalam melakukan tes massal adalah ketersediaan reagen untuk tes PCR. Padahal, kecepatan tes corona ini harus lah menjadi prioritas jika Indonesia segera ingin mencapai puncak pandemi.

"Kecepatan testing pemeriksaan dan hasil yang massal menjadi prioritas yang harus dilakukan," tutur Adib. "Sekaligus strategi sasaran utama prioritas pemeriksaan PCR dengan memprioritaskan pada ODP, OTG, dan PDP dan kontak tracing supaya kita segera bisa mencapai puncak pandemi COVID-19."

Untuk bisa melawan virus ini, partisipasi seluruh rakyat amat diperlukan. Ia menyarankan agar upaya isolasi, karantina, dan penanganan di fasilitas kesehatan harus diperkuat lagi.

"Strategi isolasi, karantina dan penanganan/treatment di fasilitas harus diperkuat dengan meningkatkan kapasitas/kemampuan fasilitas kesehatan dalam identifikasi, isolasi, dan perawatan," lanjut Adib. "Ditunjang sarana prasarana seperti ICU dan ventilator serta APD untuk tenaga medis."

Penambahan kasus corona di RI yang mengalami lonjakan hingga mendekati 1.000 kasus pada Kamis (21/5) menuai sorotan. Meski demikian, bukan berarti Indonesia menuju ke puncak pandemi. "Kalau menurut saya tidak begitu kondisinya," kata Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito dilansir detikcom, Sabtu (23/5).

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts