Laju Kasus Corona di Jatim Salip DKI Jakarta, Orang Tanpa Gejala Terus   Meningkat
Reuters/Benoit Tessier
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Diketahui, laju kasus positif corona di Jatim memang terus meningkat dalam sepekan terakhir. Tambahan kasus COVID- 19 baru paling banyak terjadi pada Kamis (21/5) lalu yang mencapai 502 orang dalam sehari.

WowKeren - Indonesia melaporkan tambahan 949 kasus COVID-19 baru pada Sabtu (23/5) hari ini. Dari jumlah tersebut, 466 kasus positif di antaranya berasa dari Jawa Timur.

Jumlah laju positif COVID-19 di Jatim pada hari ini bahkan melampaui DKI Jakarta yang hanya melaporkan 115 pasien baru. Secara keseluruhan, jumlah pasien COVID- 19 di Jatim kini mencapai 3.595 orang.


Diketahui, laju kasus positif corona di Jatim memang terus meningkat dalam sepekan terakhir. Tambahan kasus COVID- 19 baru paling banyak terjadi pada Kamis (21/5) lalu yang mencapai 502 orang dalam sehari.

Corona

Kementerian Kesehatan

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sendiri mengakui tingginya laju penambahan pasien positif COVID-19 di wilayahnya. Menurut Khofifah, jumlah orang tanpa gejala (OTG) yang berpotensi positif COVID-19 juga terus mengalami peningkatan.

"Ingat, hari ini OTG yang potensi terkonfirmasi positif COVID-19 angkanya makin naik," tutur Khofifah dalam konferensi pers melalui kanal Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia pada Sabtu (23/5). "Contoh di Jatim semula 21 persen naik 26 persen, dua hari belakangan sudah 34,2 persen. Artinya yang kita tidak ada gejala flu, pilek, sesak napas apalagi, demam juga tidak, tapi ternyata di carrier."

Oleh sebab itu, Khofifah mengingatkan bahwa orang-orang yang merasa sehat belum tentu terbebas dari infeksi COVID-19. Maka masyarakat diminta untuk lebih waspada demi diri sendiri dan orang lain.

Lebih lanjut, Khofifah juga turut menyoal para pemudik yang bertujuan ke Jatim. Ia meminta agar warganya tidak mudik pada Lebaran tahun ini demi memutus mata rantai penularan COVID- 19.

"Yang masih di perantauan saya mohon dengan sangat bahwa halal bi halal secara online," pungkas Khofifah. "Pilihan terbaik paling bijak agar kita sehat orang lain sehat."

Di sisi lain, tercatat ada 21.745 kasus COVID-19 yang terkonfirmasi di Indonesia. Sebanyak hampir 70 persen diantaranya, atau sekitar 15.145 pasien masih dalam perawatan di fasilitas-fasilitas medis yang tersebar di seluruh Indonesia. Kemudian sebanyak 5.249 pasien dinyatakan sembuh dan 1.351 dilaporkan meninggal dunia.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts