Joko Anwar Sindir Menohok Orang Yang Nonton Film di Situs Ilegal: Dimana Kemanusiaan Kalian?
Selebriti

Joko Anwar menuliskan rasa geram karena masih banyak orang yang menonton film di situs ilegal. Menurut Joko, hal tersebut sangat berpengaruh pada industri perfilman Indonesia.

WowKeren - Joko Anwar menyindir masyarakat yang hingga kini masih menonton film lewat situs streaming ilegal. Sutradara film "Perempuan Tanah Jahanam" itu mengungkapnya lewat Twitter dan Instagram.

Dengan sudah banyaknya aplikasi menonton film secara resmi yang berbayar, Joko miris masih banyak orang yang menggunakan situs ilegal. Menurut Joko, hal tersebut mempengaruhi industri perfilman Indonesia.


"Nonton film udah dibikin gampang di streaming resmi. Seharga 1 cangkir kopi bisa untuk ratusan film," tulis Joko pada Sabtu (23/5). "Kalian tetap memilih nonton bajakan. Uang nonton di streaming legal gak masuk ke kru dan pemain. Kenapa kalian jahat sekali?"

Postingan Joko tersebut langsung ramai dikomentari wargannet. Mereka menuliskan komentar pro dan kontra.

"Soalnya mikirnya nggak panjang, mas. Yg penting dia gak keluar duit banyak, dapet filmnya. Mereka menikmati karya sineas, tapi malas menghargai kerja keras di baliknya," tulis akun @mrs***. "Kalo filmnya joko anwar selalu kutonton di bioskop kok," sambung akun @sasmit***. "Mgkn krn kalo nunggu originalnya keluar kelamaan, begitu keluar udh basi," tambah akun @z_respri***.

"Sayangnya dibikin sulit untuk kami yg cuma ada jaringan indehoy, semua mua diblokir," komentar akun @sarwono***. "Andai internet free bang. Kita bakal bayar untuk filmnya," sahut akun @sty***. "Sedih bgt emang, alasannya macem2 takut langganan ga kepake, takut ketagihan, apalah apalah. Pdhl uda murah bgt dibandingkan ntn d bioskop," imbuh akun @tommy***.

Di unggahan selanjutnya, Joko memposting kolase foto perjuangan para pemain serta kru film. Ia menceritakan beratnya perjuangan mereka mempertaruhkan kesehatan bahkan nyawa demi film. Pria berusia 44 tahun ini mengingatkan untuk menonton film secara legal demi menghargai jerih payah pemain serta kru film.

"Kru dan pemain film kerjanya nggak glamor. Jam 3 pagi udah bangun, jam 4 pagi udah di lokasi suting, masuk hutan, ngelakuin adegan berbahaya mempertaruhkan kesehatan bahkan nyawa, makan debu, istirahat di mana aja termasuk trotoar, ada yang jatuh kecapean, ada yang masuk rumah sakit, semua kerja keras demi karya," tulis Joko. "Tarohlah kalian nggak ada alokasi uang untuk nonton secara legal. Merasa lucu bilang kopi kalian murah lah. Tapi, kalau lalu kalian curi hasil kerja kami, kalian bajak dengan ketawa-ketawa? Di mana kemanusiaan kalian?"

(wk/tria)

You can share this post!

Related Posts