Ponorogo Sepi Gegara Lebaran Saat Corona, Warga Berani Tiduran Sampai Makan di Jalan
Nasional
Idul Fitri 2020

Hari Raya Idul Fitri yang 'ditemani' wabah virus Corona menyebabkan sejumlah ruas jalan protokol begitu sepi, bahkan menyebabkan beberapa warga ini nekat tiduran dan makan di tengah jalan.

WowKeren - Hari Raya Idul Fitri 2020 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya wabah Corona yang masih melanda menyebabkan Lebaran tahun ini tak bisa dilalui dengan tradisi seperti mudik atau silaturahmi dengan tetangga dan sanak saudara.

Hal itulah yang membuat Jalan Raya Ponorogo-Trenggalek, Jawa Timur menjadi luar biasa sepi bahkan sampai membuat warga berani tiduran di jalanan. Padahal jalanan tersebut merupakan rute penyambung kabupaten Ponorogo dan Trenggalek.

"Sejak kemarin dan hari ini, sepi banget. Lengang, nggak ada kendaraan," jelas Asta, salah seorang warga setempat. Ia lah yang sampai mengabadikan momen langka itu dengan berani tiduran di tengah jalan.

Kejadian ini benar-benar baru pertama kali terjadi sepanjang pengetahuannya. Namun demikian Asta bersama warga lain tetap menjaga agar warga luar desa tidak masuk, sesuai arahan otoritas setempat. "Saya sama pemuda sini ikut jaga portal, biar warga luar tidak masuk ke desa kami," jelas Asta.

Hal berbeda dilakukan oleh Nurcholis bersama tetangganya. Jalan Raya Bungkal-Ponorogo pun tak kalah sepi dan mereka sempat mengabadikan momen itu dengan jagongan alias nongkrong di tengah jalan.


"Karena suasana di jalan raya sangat sepi dari kendaraan mulai pagi hingga sore, saya sama warga lainnya sempat jagongan (nongkrong)," tutur Nurcholis, seperti dilansir dari Detik News, Senin (25/5). "Ngopi serta mnum teh dan makan kecil snack lebaran."

Ponorogo Sepi Gegara Lebaran Saat Corona, Warga Berani Tiduran Sampai Makan di Jalan

Twitter

Seperti Asta, Nurcholis dan beberapa warga setempat juga bertugas menjaga portal desa. Hal ini sesuai dengan arahan Pemerintah Desa Bancar terkait penjagaan saat perayaan Lebaran.

"Sekalian jaga portal masuk jalan lingkungan desa karena kita tutup hingga H+7 lebaran," kata Nurcholis. "Sesuai imbauan Pemdes Bancar."

Lengangnya situasi ini sejalan dengan imbauan pemerintah untuk meniadakan mudik pada lebaran tahun ini. Selain itu pemerintah juga meminta agar silaturahmi dilakukan secara daring demi meminimalisir peluang penyebaran wabah virus Corona.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts