Geger Vlog Deddy Corbuzier Disebut Bikin Siti Fadilah Kembali Dibui, Ini Kata Ditjen PAS
Youtube
Selebriti
Vlog Deddy Corbuzier-Siti Fadilah Langgar Hukum

Vlog Deddy Corbuzier belum lama ini menggegerkan publik usai mengundang eks Menkes, Siti Fadilah. Diduga gara-gara vlog tersebut, Siti harus dikembalikan ke Rutan Pondok Bambu.

WowKeren - Aksi Deddy Corbuzier yang mengundang mantan Menteri Kesehatan, Siti Fadilah, dalam podcast-nya hingga kini masih memicu keributan. Kabarnya, Siti harus kembali ke Rutan Pondok Bambu usai diwawancari oleh Deddy.

Partai Demokrat (PD) pun mengecam pengembalian Siti ke rutan. Demokrat bahkan menilai langkah ini sangat tidak tepat di tengah wabah virus corona.


"Mengembalikan Siti Fadilah Supari ke penjara Pondok Bambu menunjukkan ada persepsi tidak seragam soal kedaruratan wabah corona saat ini yang sudah menyebabkan 50 orang positif corona di penjara Pondok Bambu," ucap Ketua Bappilu PD Andi Arief pada Selasa (26/5) dilansir dari detikNews.

Andi menyarankan Menkum HAM, Yasonna Laoly turun tangan terkait kasus Siti. Terlebih lagi, Siti sudah lanjut usia. Menurut Andi, usia Siti sangat rentan terpapar virus Covid-19.

"Ada baiknya Menteri Yasonna Laoly gunakan diskresi terhadap seorang ibu berusia lebih 70 tahun dengan berbagai penyakit bawaan yang berpotensi terpapar Corona di penjara," jelas Andi. "Ibu Siti Fadilah bukan koruptor dan penjahat besar. Ada banyak jasanya dalam sistem kesehatan Indonesia."

Kepala Bagian Humas dan Protokol ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham, Rika Aprianti, lantas menjelaskan bahwa Siti Fadilah dikembalikan ke Rutan Pondok Bambu karena sudah dalam kondisi sehat. Hal ini berdasarkan rekomendasi dan surat keterangan resume rawat inap yang ditandatangani oleh dr Iwan Agus Putra. Siti memang dianjurkan untuk melanjutkan kontrol di klinik Rutan Pondok Bambu.

"Dengan keterangan yang bersangkutan dalam kondisi sehat, asma tidak dalam serangan, diagnosis asma intermiten (tidak dalam serangan) dan rapid test nonreaktif," ungkap Rika dilansir dari Wartaekonomi. "Berdasarkan resume pasien rawat inap tersebut, Siti Fadilah dikembalikan ke Rutan Pondok Bambu untuk melakukan rawat jalan di klinik Rutan Pondok Bambu."

Selama menjalani masa pidana di rutan, Siti telah mendapatkan perawatan baik dari tim medis maupun fasilitas kesehatan. Rika juga menegaskan bahwa semua petugas dan penghuni rutan telah melalui rapid test terkait Covid-19. Hasilnya diungkap Rika adalah negatif.

Lebih lanjut, Mantan Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsuddin juga ikut angkat bicara. Amir pun membahas soal Siti yang bisa saja menerima program asimilasi dari Kemenkumham.

"Ibu Siti dapat saja memperoleh program asimilasi," tutup Amir. "Namun, tidak bisa diberikan di luar ketentuan dan saran Bapas atau balai pemasyarakatan sangat berperan."

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts