Forbes Hapus Gelar Miliarder dari Nama Kylie Jenner Usai Ketahuan Palsukan Data Keuangan
Getty Images
Selebriti

Forbes mengklaim bahwa mereka telah menemukan bukti kalau Kylie Jenner sengaja menggelembungkan ukuran dan kesuksesan bisnisnya selama bertahun-tahun.

WowKeren - Kylie Jenner rupanya kini tak lagi berstatus sebagai miliarder termuda. Majalah Forbes mencabut gelar tersebut setelah mengklaim menemukan si bungsu klan Kardashian-Jenner itu berbohong soal keuangannya.

Dalam tulisan yang dirilis pada Jumat (29/5) malam, Forbes mengklaim bahwa mereka menemukan bukti Kylie Jenner sengaja menggelembungkan ukuran dan kesuksesan bisnisnya selama bertahun-tahun.

Dalam ulasan tersebut, Forbes menyebut mereka menemukan fakta bahwa Kylie Jenner bukan seorang miliarder dan hanya memiliki pendapatan sekitar USD 900 juta. Angka tersebut termasuk USD 340 juta uang pasca-pajak yang didapat Kylie dari penjualan sebagian besar perusahaannya, pendapatan perusahaan yang direvisi, dan nilai sisa saham Kylie Cosmetics.

Laporan tersebut merujuk sebuah dokumen dari penjualan Kylie Cosmetics pada 2019 yang mereka sebut bukti bisnis Kylie Jenner "secara signifikan lebih kecil, dan kurang menguntungkan, dari yang selama ini diyakini, juga oleh Forbes, memimpin industri kosmetik selama bertahun-tahun."

Namun tudingan itu dibantah oleh Kylie Jenner dalam serangkaian kicauan di Twitter dan menuduh balik tulisan tersebut mengada-ada.


"Saya pikir ini merupakan situs dengan reputasi baik. Semua yang saya lihat adalah sejumlah pernyataan yang tidak akurat dan asumsi yang tak terbukti," cuit Kylie Jenner. "Saya tidak pernah meminta gelar apa pun atau PERNAH mencoba berbohong di sana. Titik," lanjutnya.

Lebih lanjut, adik Kendall Jenner itu mengklaim bahwa ia memiliki banyak hal yang lebih penting dilakukan dibandingkan hanya "mencantumkan" namanya di daftar miliarder versi Forbes. "Tapi baiklah saya diberkati melebihi usia saya. Saya memiliki anak perempuan yang cantik, dan bisnis sukses dan saya baik-baik saya," kata Kylie dalam kicauan yang lain.

"Saya dapat menyebutkan daftar 100 hal yang lebih penting saat ini daripada menetapkan berapa banyak uang yang saya punya dan menyebutnya sebagai hal TERAKHIR yang perlu dikhawatirkan," pungkasnya.

Sementara itu, Forbes menyebut sekitar setahun setelah Kylie meluncurkan bisnis kosmetiknya pada 2015, para humasnya mulai berkampanye untuk membuat ia tampil di sampul majalah seperti kakaknya, Kim Kardashian. Sebagai bagian dari promosi tersebut, Forbes mengaku mendapatkan pengembalian pajak yang merinci pendapatan pada 2016 itu sebesar USD 307 juta dan pendapatan pribadi lebih dari USD 110 juta pada tahun itu.

Forbes juga melaporkan bahwa Kylie mengklaim menjual lebih dari USD 300 juta dari makeup pada tahun 2018, tetapi pada kenyataannya, itu hanya menghasilkan USD 125 juta. Bahkan para pakar yang dihubungi Forbes mengatakan bahwa angka yang disampaikan dalam dokumen itu sulit dipercaya karena pihak Kylie mengklaim bahwa perusahaannya tumbuh dari nol ke USD 300 juta dalam setahun.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts