Kena Corona, Bayi Asal Brasil Dapat Keajaiban Usai Bangun Dari Koma Selama 32 Hari
Getty Images/Lillian Suwanrumpha
Dunia
Pandemi Virus Corona

Bagai mendapat mukjizat, seorang bayi asal Brasil yang positif terinfeksi virus corona (COVID-19) akhirnya terbangun setelah koma selama 32 hari. Bagaimana kisahnya?

WowKeren - Pandemi virus corona (COVID-19) saat ini terus menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat dunia. Brasil menjadi salah satu negara yang memiliki kasus virus corona paling gawat di dunia.

Dilansir dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hingga Senin (1/6), kasus corona di Brasil sudah mencapai 498.440 kasus. Sebanyak 28.834 orang meninggal dan 205.371 pasien dinyatakan sembuh dari COVID-19. Brasil juga menempati negara dengan angka kematian tertinggi keempat dan kasus terbanyak kedua di dunia.


Dari data tersebut, Kementerian Kesehatan Brasil melaporkan setidaknya ada 25 kasus meninggal adalah bayi hingga usia 12 bulan. Baru-baru ini, seorang bayi yang terinfeksi COVID-19 di Brasil cukup menyita perhatian lantaran dinilai mendapatkan mukjizat.

Bayi berusia lima bulan yang bernama Dom ini akhirnya terbangun dari sadarnya setelah koma selama 32 hari akibat virus corona. Dom yang baru saja lahir lima bulan lalu langsung dirawat di Rumah Sakit Pro-Cadiaco di Rio de Janeiro usai dipastikan terkena COVID-19.

Sudah hampir dua bulan Dom menjalani perawatan di rumah sakit dan mengalami koma. Sang ayah, Wagner Andrade menceritakan jika Dom dibawa ke rumah sakit setelah mengalami kesulitan bernapas.

Saat pertama diperiksa, dokter mengira jika Dom terkena infeksi bakteri. Dokter pun memberikan obat kepada Dom. Sayang, obat yang diberikan tidak bekerja dan justru keadaan bayi tersebut semakin parah.

Andrade juga mengatakan ia sempat memanggil beberapa dokter untuk memeriksa bayinya. Salah satu dokter meminta rekaman video anaknya saat sedang bernapas.

Kebingungan karena masih tidak ada hasil, Andrade langsung membawa bayinya ke rumah sakit lain untuk diperiksa kembali. Hasilnya, Dom dinyatakan positif terinfeksi virus corona setelah diuji.

”Tapi obatnya tidak bekerja dan dia semakin parah,” ujar Andrade seperti dilansir dari CNN, Minggu (31/5). “Lalu aku dan istriku memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit kedua dan mereka mengujinya. Itu adalah virus corona.”

Sementara itu sang ibu, Viviane Monteiro mengungkapkan rasa bahagianya saat mengetahui sang bayi telah sadar dari komanya. Menurutnya, kepulihan Dom merupakan suatu keajaiban. Ia mengaku tak sabar ingin membawa Dom pulang dan merayakan usia 6 bulan sang putra pada 14 Juni mendatang.

”Pertama aku merasa lega, dan kemudian kebahagiaan yang tak bisa digambarkan,” ungkap Monteiro. “Kami sudah ingin membawanya pulang lebih dari 50 hari lalu.”

Sampai saat ini, baik Andrade dan Monteiro masih belum mengetahui bagaimana sang putra bisa terinfeksi virus corona padahal mereka tidak. Namun, Andrade meyakini jika Dom terpapar COVID-19 ketika kerabat berkunjung ke rumah.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts