Dokter Senior Italia Ungkap Virus Corona Mulai Melemah, Benarkah?
Twitter/azangrillo
Dunia
Pandemi Virus Corona

Meski jumlah kasus dilaporkan menurun di Italia, namun pemerintah di sana enggan terburu-buru untuk menyatakan menang melawan pandemi ini. Mereka tetap waspada.

WowKeren - Seorang dokter senior asal Italia, Alberto Zangrillo, mengatakan jika virus corona saat ini mulai melemah. Virus ini telah kehilangan potensinya sehingga menjadi jauh lebih tidak mematikan.

"Pada kenyataannya, virus ini secara klinis tidak lagi ada di Italia," kata Alberto yang juga merupakan Kepala Rumah Sakit San Raffaele di Milan di wilayah utara Lombardy dilansir Reuters, Senin (1/6).


Ia mengatakan jika tes swab yang dilakukan selama 10 hari terakhir menunjukkan viral load yang secara jumlah lebih kecil. Hal ini jika dibandingkan dengan tes yang dilakukan satu atau dua bulan sebelumnya.

"Swab yang dilakukan selama 10 hari terakhir menunjukkan viral load secara kuantitatif yang benar-benar sangat kecil," kata dia. "Dibandingkan dengan yang dilakukan sebulan atau dua bulan lalu."

Seperti diketahui, Italia menjadi negara yang berada di posisi tertinggi ketiga di dunia dalam jumlah kematian akibat virus corona. Sebanyak 33.415 orang meninggal sejak wabah itu terungkap 21 Februari. Negara ini memiliki jumlah kasus global keenam tertinggi dengan angka mencapai 233.019.

Meski demikian, jumlah infeksi dan kematian baru dilaporkan menurun drastis pada Mei. Hal ini membuat pemerintah setempat memutuskan untuk membuka beberapa pembatasan karantina yang paling ketat yang pernah diterapkan di negara tersebut.

Alberto mengatakan jika ada beberapa ahli yang khawatir akan potensi gelombang kedua virus ini. "Kita harus kembali menjadi negara normal," katanya.

Meski kasus semakin menurun, namun pemerintah Italia enggan terburu-buru untuk menyatakan kemenangan melawan virus ini. Mereka masih tetap waspada akan kemungkinan yang terjadi. Wakil Menteri di Kementerian Kesehatan Sandra Zampa, menyatakan jika saat ini yang penting adalah menunggu hasil riset yang sudah banyak dilakukan terkait virus ini.

"Menunggu bukti ilmiah untuk mendukung tesis bahwa virus telah hilang," kata Sandra masih dilansir Reuters. "Saya akan mengundang mereka yang mengatakan mereka yakin tidak akan membingungkan orang Italia."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts