Ingin Jadi Spider Man, 3 Bersaudara Asal Bolivia Sengaja Digigit Laba-laba Black Widow
SerbaSerbi

Tiga bersaudara asal Bolivia, Amerika Selatan melakukan aksi nekat dengan membuat seekor laba-laba black widow untuk menggigit mereka karena terinspirasi film 'Spider Man'.

WowKeren - Siapa yang tak mengenal tokoh utama film "Spider Man" Peter Parker? Hampir semua orang mengenal tokoh dalam komik dan film super hero Marvel tersebut.

Parker dikisahkan memiliki kekuatan super setelah seekor laba-laba beradioaktif menggigitnya saat ia mengunjungi laboratorium genetika milik keluarga Osborn. Namun, siapa yang menyangka jika kisah fiktif tersebut justru menginspirasi tiga bersaudara asal Bolivia, Amerika Selatan ingin menjadi super hero berkostum biru-merah itu.


Diketahui, tiga bersaudara yang masing-masing berusia 8, 10, dan 12 tahun itu percaya, apabila ada laba-laba yang menggigit mereka. Maka ketiga nya akan memiliki kekuatan super seperti Spider Man.

Menurut pejabat dari Kementerian Kesehatan Bolivia, semua berawal ketika ketiganya sedang asyik menggembalakan kambing ternak mereka di Chayanta dan menemukan seekor laba-laba di sana. Kakak beradik tersebut membiarkan laba-laba tersebut menggigitnya karena berpikir nantinya ia akan berubah menjadi pahlawan super.

Sayangnya, aksi tersebut justru berujung petaka kepada kakak beradik tersebut. Gigitan laba-laba bukannya mengubah mereka menjadi super hero melainkan mengirim ketiganya ke rumah sakit.

Dilansir New York Post, tiga bersaudara yang tak disebutkan namanya itu sengaja memancing laba-laba agar menggigit mereka dengan mengganggu hewan yang punya empat pasang kaki itu menggunakan tongkat. Aksi ketiganya itu lantas berhasil membuat si laba-laba merasa tercancam hingga berakhir menggigit masing-masing dari mereka.

Akibat gigitan itu mereka menderita demam, gemetar, dan nyeri otot. Selama menjalani perawatan mereka sudah dirujuk di tiga rumah sakit yang berbeda.

Terakhir, mereka menghuni rumah sakit anak di La Paz dan menjalani perawatan di sana selama hampir satu pekan, hingga akhirnya diizinkan pulang pada Rabu (27/5) lalu.

Peristiwa tersebut kemudian menjadi pelajaran yang berharga bagi para orangtua. Para orangtua seharusnya memberikan penjelasan kepada anak-anaknya bahwa apa yang ada di dalam film merupakan kisah fiksi yang tak akan terjadi dalam dunia nyata.

Apalagi, laba-laba black widow yang menggigit mereka merupakan salah satu spesies laba-laba yang paling berbahaya di dunia karena racun yang dihasilkan 15 kali lebih kuat dibandingkan ular berbisa seperti yang dilaporkan National Geographic.

Memang tak semua gigitan laba-laba berakibat fatal pada anak-anak. Namun orangtua perli waspada dengan risiko terburuk yang bisa terjadi. Laba-laba sendiri bukan merupakan binatang yang agresif apabila merasa tak terancam.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts