Dokter Italia Sebut Virus Corona Mulai Lemah, WHO Bantah Tegas dan Ungkap Fakta Ini
Getty Images
Dunia
Pandemi Virus Corona

Mengaku mengacu pada hasil pemeriksaan pasien-pasien di Italia saat ini, Dokter Alberto Zangrillo menyatakan virus Corona saat ini sudah tak lagi seganas sebelumnya. WHO pun angkat bicara soal ini.

WowKeren - Belum lama ini seorang dokter senior di Italia menyebut virus Corona sudah mulai kehilangan tajinya. Alberto Zangrillo menyebut saat ini virus mulai melemah sehingga menjadi jauh lebih tidak mematikan.

"Pada kenyataannya, virus ini secara klinis tidak lagi ada di Italia," ungkap Zangrillo. Ia menyebut pasien-pasien yang saat ini menjalani tes swab kebanyakan menunjukkan hasil deteksi virus yang sangat rendah.

Menanggapi hal tersebut, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) membantah keras pernyataan Zangrillo tersebut. Direktur Eksekutif Program Darurat WHO, Dr. Mike Ryan, memastikan virus Corona penyebab COVID-19 masih sangat mematikan, terbukti dari ribuan konfirmasi kematian pasien setiap harinya.

"Kita harus benar-benar berhati-hati, jangan sampai terlena dengan anggapan yang tiba-tiba menyebut virus Corona tak lagi ganas," jelas Ryan dalam konferensi persnya di Jenewa pada Senin (1/6) waktu setempat. "Ini bukan faktanya sama sekali."


Sebelumnya, Kepala Unit Wabah dan Penyakit Zoonosis WHO, Dr. Maria Van Kerkhove mengaku belum membaca laporan perihal pernyataan Zangrillo itu secara utuh. Hanya saja Kerkhove menyebut langkah untuk mengurangi penularan wabah harus tetap dilakukan, seperti dengan meningkatkan upaya pendeteksian dan isolasi pasien COVID-19.

"Kalau kita biarkan virusnya berkembang, ia akan menular. Kalau kita biarkan virusnya berkembang, ia akan menginfeksi banyak orang lain dan berpotensi menyebabkan sampai 20 persen total populasi ikut terjangkit," tuturnya, dilansir dari CNBC pada Selasa (2/6).

Selain itu, Kerkhove juga menekankan virus ini menyebabkan gejala klinis yang berbeda pada setiap individu. "Namun yang terpenting adalah, saat ini kita bisa mencegah penularan wabah untuk menyelamatkan hidup lebih banyak orang," pungkasnya tegas.

Di sisi lain, Wakil Menteri Kesehatan Italia, Sandra Zampa mengaku tak akan terburu-buru mengambil keputusan perihal "kemenangan" negaranya terhadap virus Corona. Sebab saat ini yang terpenting adalah menanti hasil riset yang sudah banyak dilakukan terhadap virus ini.

"Menunggu bukti ilmiah untuk mendukung tesis bahwa virus telah hilang," kata Zampa, dikutip dari Reuters. "Saya akan mengundang mereka yang mengatakan mereka yakin tidak akan membingungkan orang Italia."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts