Tak Mau Kecolongan, Via Vallen Terus Pantau Kondisi Adiknya yang Positif COVID-19 Lewat Telepon
Selebriti
Seleb vs Corona

Via Vallen berusaha melakukan yang terbaik untuk adiknya yang terinfeksi virus Corona. Tak bisa ketemu, Via tetap memantau kondisi sang adik melalui sambungan telepon.

WowKeren - Pedangdut Via Vallen beberapa waktu lalu sempat mengejutkan publik dengan mengumumkan kabar jika adiknya menjadi salah satu korban yang terinfeksi virus Corona. Bukan hanya publik, keluarga besar Via Vallen sendiri juga sempat kaget mendengar kabar ini. Perempuan asal Jawa Timur ini menceritakan bahwa sang adik kerap mengantar jemput kekasihnya yang bekerja di salah satu mall di Surabaya.

Berita ini kali pertama dibagikan oleh Via lewat akun Instagramnya. Ia bahkan tak takut atau malu dikucilkan oleh banyak orang lantaran adiknya yang positif COVID-19. Sikap tegasnya ini bahkan mendapat dukungan dari pemerintah.


Kini, adik Via Vallen sedang melakukan isolasi mandiri di salah satu ruangan yang ada di rumahnya. Ia tidak melakukan kontak langsung dengan keluarga.

Sebagai seorang kakak, Via selalu memantau kabar adiknya itu. Namun, ia melakukan hal tersebut tanpa bertemu langsung dengan sang adik. Hal ini dilakukan Via juga atas imbauan dari pihak rumah sakit.

"Meskipun dia dikurung, tapi masih ngecek lewat telepon," ucap Via Vallen dikutip dari Kumparan, Selasa (2/6). "Karena memang dari tenaga medis setempat bilang, kalau ada gejala apa pun itu tolong disampaikan."

Via menjelaskan jika adiknya tidak mengalami gejala yang dirasakan oleh orang-orang yang terinfeksi COVID-19, seperti sesak napas. Sang adik bahkan mengaku jika kondisi tubuhnya tak seperti orang sakit sama sekali.

"Aku selalu ngontrol dan katanya enggak ada apa-apa. Dia enggak terima dibilang positif (COVID-19) karena dia merasa sehat, enggak apa-apa. Dia ngerasa sehat banget," ujar pelantun "Sayang" itu.

Sebelumnya, Via Vallen sempat dijauhi warga sekitar, saat adiknya dinyatakan positif virus Corona. Rupanya, hal tersebut menjadi beban baginya. Kendati demikian, maksud Via memberi tahu soal ini karena ingin mengedukasi banyak orang.

"Ya, pastinya sedikit (beban) iya. Cuma, aku kayak ngeyakinin bahwa COVID-19 itu bukan aib," tutur Via. "Jadi, ngapain kita mesti malu. Justru, dengan kayak gini, dengan aku ngomong ke orang lain, paling enggak ngeedukasi mereka, 'Gini, lho COVID-19 ini'."

Lebih lanjut, Via juga berpesan kepada masyarakat agar tak mengucilkan para pasien positif COVID-19. Takutnya, hal ini malah akan memicu mereka untuk tak mau mengakui kondisi yang sebenarnya.

"Terus, kalian enggak boleh lho ngucilin orang-orang yang secara terang-terangan mengakui bahwa dirinya itu positif. Nanti, kalau mereka yang positif malah enggak mau ngaku kan repot," tutup Via.

(wk/lara)

You can share this post!

Related Posts