Kembali Jadi Ketum Gerindra, Prabowo Diyakini Cuma Jadi 'King Maker' 2024
Instagram
Nasional

Pengamat menilai Prabowo sejatinya lebih mumpuni dalam mempersiapkan kader untuk maju di Pilpres 2024 alih-alih kembali berlaga di kontestasi politik tersebut.

WowKeren - Seperti diketahui, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto kembali terpilih menjadi Ketua Umum Partai Gerindra. Putusan ini diambil dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pada Jumat (5/6) pekan lalu.

Pada kesempatan yang sama santer pula isu Prabowo siap kembali melangkah ke kontestasi Pemilihan Presiden pada 2024 mendatang. Bila benar dilakukan, maka praktis Prabowo sudah ketiga kalinya menjadi calon presiden.


Namun isu ini menuai tanggapan miring dari pakar politik. Seperti Direktur Eksekutif Voxpol Research and Consultant, Pangi Syarwi Chaniago, yang menilai Prabowo sudah tak lagi relevan menjadi Capres.

Kendati demikian, Pangi justru memberikan opsi yang lebih "menarik" untuk mantan Cawapres 2009 itu, yakni menjadi "King Maker" alias yang mempersiapkan kader. "Kalau beliau menyiapkan kader, kehebatan beliau ini kan 'King Maker'," tutur Pangi, Minggu (7/6).

Menurut Pangi, sebenarnya selama ini keahlian Prabowo adalah dalam mempersiapkan kader. Pangi lantas mencontohkan rekam jejak Prabowo dalam mengusung calon di Pilkada DKI Jakarta 2012 silam. Kala itu Prabowo mengusung Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang diketahui berakhir dengan kemenangan.

Selain itu, Prabowo juga berperan penting dalam koalisi yang mengusung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di kemenangan Pilkada DKI Jakarta 2017. Melihat rekam jejak gemilangnya, Pangi menilai Prabowo lebih mumpuni dalam menjadi mentor alih-alih kembali bertarung.

"Jadi lebih baik dari sekarang beliau mempersiapkan siapa yang akan beliau usung," kata Pangi, seperti dikutip dari Republika. Pangi menyebut nama besar yang dimiliki Prabowo bisa memberikan "coat tail effect" untuk kader yang bakal diusungnya, sekaligus juga meningkatkan elektabilitas partai apabila sosok yang diusung segar serta mampu menarik simpati masyarakat.

"Jadi ke depan beliau (Prabowo) harus memunculkan sosok tokoh yang punya kebaruan pikiran, narasi dan terobosan dan tokoh tokoh muda," jelasnya. "Seusia beliau itu tidak ada lagi yang bertarung. Terlalu memaksakan diri."

Di sisi lain, Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak sudah dengan tegas menyebut sang menteri tak pernah membahas perihal Pilpres 2024. Pasalnya saat ini Prabowo sendiri masih sangat fokus menuntaskan tugas-tugasnya sebagai Menteri Pertahanan.

"Beliau tidak pernah bicara masalah Capres 2024," tegas Dahnil. "Beliau hanya fokus memastikan tugas-tugas beliau di Kementerian Pertahanan yang diamanahkan Presiden bisa berjalan dengan baik, itu saja."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts