Korea Selatan Lacak Pasien COVID-19 Lewat Teknologi QR di Tempat Hiburan
Yonhap
Dunia

Korsel melaporkan 50 kasus baru saat pemerintah mulai mewajibkan klub malam, tempat karaoke, dan gym untuk mencatat konsumen mereka dengan menggunakan teknologi kode QR.

WowKeren - Korea Selatan menerapkan teknologi baru untuk melacak pasien vrius corona (COVID-19). Negeri Ginseng tersebut melaporkan 50 kasus baru COVID-19 saat pemerintah mulai mewajibkan klub malam, tempat karaoke, dan gym untuk mencatat konsumen mereka dengan menggunakan teknologi kode QR sehingga dapat segera dipetakan bila dibutuhkan.

Sebelumnya, pemerintah Korea Selatan cukup kesulitan untuk melacak penularan di ibu kota Seoul. Pasalnya, penularan terjadi di tempat-tempat hiburan, gereja dan rumah pekerja pendapatan rendah yang tidak bisa tetap tinggal di rumah.

Sejak akhir Mei lalu, Korsel melaporkan 30 sampai 50 kasus per hari. Meningkatnya jumlah kasus infeksi harian mengancam menghancurkan upaya untuk menurunkannya selama berbulan-bulan karena masyarakat mulai melonggarkan kewaspadaan.

Pemerintah lantas mewajibkan tempat-tempat hiburan yang memiliki risiko tinggi penularan untuk menggunakan teknologi QR. Teknologi tersebut kini diterapkan di seluruh negeri setelah sempat diuji coba di Seoul, Incheon, dan Daejeon. Di mana sekitar 300 tempat usaha menggunakan aplikasi yang dikembangkan perusahaan internet Korsel, Naver, untuk mengumpulkan data konsumen.


Pemerintah juga meminta gereja, perpustakaan, rumah sakit, dan bioskop menggunakan teknologi itu secara sukarela. Korsel memang sangat agresif menggunakan teknologi dalam melacak penularan dan memaksa karantina.

Korea Selatan sendiri telah memperkuat undang-undang penyakit menular setelah wabah Middle East Respiratory Syndrome (MERS) yang merebak pada tahun 2015 lalu. Hal ini membuat pemerintah dapat mengumpulkan data telepon pintar, kartu kredit dengan cepat dan memasang berbagai kamera pengawas di berbagai titik.

Sementara itu, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Korsel (KCDC) mengumumkan saat ini total jumlah infeksi di Negeri Ginseng sebanyak 11,902 kasus dan 276 pasien di antaranya meninggal dunia. Sebanyak 44 dari 50 kasus baru berasal dari Metropolitan Seoul. Saat ini, Korea Selatan memiliki kasus aktif sebanyak 1,051 pasien.

Di sisi lain, virus corona sendiri telah menginfeksi sebanyak 7,325,401 orang di seluruh dunia. Dari jumlah tersebut, lebih dari 413 ribu pasien dinyatakan meninggal dan 3,6 juta pasien dikonfirmasi sembuh.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait