Ingin Makan Mi Instan dengan Cara yang Sehat? Ikuti 7 Tips Ini Untuk Membuatnya Lebih Bernutrisi
Kuliner

Meskipun terkenal enak, mi instan dapat menimbulkan sejumlah efek buruk jika dikonsumsi secara berlebihan. Untuk itu, sebaiknya simak 7 tips ini jika ingin mengkonsumsi mi instan dengan lebih sehat.

WowKeren - Mi instan menjadi salah satu makanan yang memiliki banyak penggemar. Selain memiliki rasa yang lezat dan gurih, mi instan juga sangat mudah diolah. Menariknya lagi, makanan satu ini juga dijual dengan harga yang relatif murah sehingga sering dikonsumsi saat tanggal tua tiba.

Sayangnya, mi instan mengandung banyak zat pengawet, MSG, lemak jenuh dan natrium yang bisa menimbulkan berbagai bahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan. Beberapa orang yang mengkonsumsinya secara rutin bahkan dapat merasakan berbagai gejala seperti sakit kepala, mati rasa di beberapa bagian tubuh dan kesemutan.


Meski demikian, bukan berarti kita tidak boleh mengkonsumsi mi instan sama sekali. Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan agar mi instan yang kita konsumsi menjadi lebih sehat dan bergizi. Penasaran bagaimana caranya? Berikut informasi lengkapnya.

(wk/eval)

1. Buang Air Rebusannya


Buang Air Rebusannya

Saat membuat mie berkuah, kebanyakan orang tidak membuang air rebusannya dan memilih menjadikannya sebagai kuah. Padahal cara ini sangat tidak direkomendasikan karena air rebusan mengandung banyak bahan kimia yang membahayakan kesehatan. Saat proses perebusan, bahan-bahan kimia tersebut keluar dari mi dan membuat airnya berwarna kuning.

Sebagai gantinya, kamu bisa merebus air di wadah lain lalu menuangkannya ke dalam mi yang telah direbus. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan kaldu ayam atau daging asli untuk meminimalisir efek buruknya.

2. Tambahkan Sayuran


Tambahkan Sayuran

Tips berikutnya untuk membuat mi instan menjadi lebih sehat adalah dengan menambahkan sayuran. Kamu bisa menambahkan sawi, kubis, kembang kol, brokoli, bayam, jamur, kangkung, daun bawang dan sebagainya. Sebaiknya perhatikan juga porsi sayuran yang akan ditambahkan, sebab kamu hanya perlu menambahkan sekitar 100 gram sayuran yang belum dimasak untuk satu bungkus mi instan.

Tambahkan sayuran tersebut saat mi akan matang saja agar nutrisi di dalamnya tetap terjaga. Dengan begitu, kamu bisa mendapat tambahan serat yang sangat berguna untuk mendukung pencernaan tubuh saat mengkonsumsi mi instan.

3. Tambahkan Daging Tanpa Lemak dan Telur


Tambahkan Daging Tanpa Lemak dan Telur

Meski biaya yang dikeluarkan menjadi lebih banyak, menambahkan irisan daging ke dalam mi bisa membuat rasanya lebih enak dan juga lezat. Kamu bisa menambahkan daging ayam, daging sapi atau ikan. Jika tak ingin repot, kamu juga bisa menambahkan sarden, bakso atau irisan sosis sebagai toping mi instan.

Selain itu, menambahkan telur pada mi instan yang telah direbus juga akan membuatnya lebih sehat dan lezat. Hal ini dikarenakan telur bisa melengkapi sumber protein sehingga menjadikan mi instan yang sudah kamu masak menjadi lebih bernutrisi.

4. Kurangi Penggunaan Bumbu dan Ganti dengan Kaldu


Kurangi Penggunaan Bumbu dan Ganti dengan Kaldu

Cara sederhana berikutnya yang bisa kamu lakukan untuk membuat mi instan jadi lebih sehat adalah dengan mengurangi penggunaan bumbunya. Hal ini dikarenakan bumbu dalam mi instan mengandung banyak MSG yang bisa berakibat buruk bagi tubuh. Bila kurang asin atau pedas, kamu bisa menambahkan garam dan cabai.

Jika memungkinkan, sebaiknya ganti bumbu mi instan dengan bumbu buatanmu sendiri. Caranya mudah, sebab kamu hanya perlu menghaluskan bawang merah, bawang putih, lada, ketumbar lalu beri sedikit garam. Agar rasanya lebih lezat dan menyehatkan, kamu bisa merebus mi instan menggunakan kaldu sebelum diolah dengan bumbunya.

5. Jangan Dimakan Bersama dengan Nasi


Jangan Dimakan Bersama dengan Nasi

Agar lebih mengenyangkan, orang-orang biasanya memakan mi dengan nasi. Apa kamu pernah melakukannya juga? Jika iya, sebaiknya hentikan kebiasaan itu sekarang ya, karena ada sejumlah bahaya kesehatan yang akan mengintai.

Hal ini dikarenakan nasi dan mi instan sama-sama mengandung karbohidrat yang tinggi sehingga kalori yang dihasilkan juga akan lebih tinggi. Di antara beberapa masalah kesehatan yang mungkin didapatkan adalah obesitas, tekanan darah tinggi, merusak hati, memicu kanker dan gangguan pencernaan.

6. Kreasikan Menjadi Makanan yang Lebih Sehat


Kreasikan Menjadi Makanan yang Lebih Sehat

Memasak mi instan sesuai dengan petunjuk dalam kemasannya bisa menjadi pilihan tepat, terutama bagi mereka yang tak ingin terlalu repot. Namun tidak ada salahnya untuk mengkreasikan mi instan menjadi makanan yang lebih lezat dan sehat dengan sedikit usaha.

Salah satu makanan yang bisa kamu buat dari mi instan adalah sandwich mi. Untuk membuatnya, kamu harus menyiapkan beberapa bahan seperti roti tawar, telur, keju, mi instan dan mentimun atau tomat. Cara pembuatannya juga cukup mudah. Pertama rebus mi instan sampai matang lalu angkat. Kedua, campur mi dan telur di dalam mangkuk sampai rata lalu masukkan bumbu mi instan ke dalam adonan tersebut. Setelah rata, goreng adonan tersebut di wajan sampai berwarna kecokelatan lalu angkat.

Setelah itu panggang roti tawar di atas wajan dengan api kecil. Jika semua bahan sudah siap, mulai susun sandwich mi mulai dari roti, gorengan mi dan telur, keju lalu tumpuk lagi dengan roti. Jangan lupa menambahkan mentimun, tomat dan saus agar rasanya lebih nikmat.

7. Batasi Konsumsinya


Batasi Konsumsinya

Meskipun kamu sudah menambahkan sayuran dan berbagai bahan menyehatkan lainnya, terlalu sering mengkonsumsi mi instan tetap saja tidak baik untuk kesehatan tubuh. Oleh karena itu, sebaiknya jangan makan mi instan setiap hari. Jika memang sangat menginginkannya, usahakan untuk makan satu bungkus mi instan maksimal seminggu sekali.

Demikian tujuh tips mengkonsumsi mi instan agar lebih sehat dan bernutrisi yang telah tim WowKeren rangkum untuk kalian. Simak juga artikel ini untuk mengetahui delapan camilan berbahan dasar mi yang lezat dan mudah dibuat sendiri di rumah. Selain itu, kalian juga bisa menyimak artikel ini untuk mengetahui berbagai camilan sehat yang bisa menemanimu saat WFH.

You can share this post!

Related Posts