Lampaui Jakarta, Jatim Jadi Provinsi Dengan Kasus Meninggal Corona Terbanyak di RI
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Jawa Timur tak hanya menjadi provinsi dengan kasus positif Corona terbanyak kedua di Indonesia, tetapi juga wilayah yang mengonfirmasi pasien meninggal akibat COVID-19 terbanyak.

WowKeren - Perkembangan kasus positif COVID-19 di Jawa Timur memang termasuk yang sangat berbahaya. Bagaimana tidak? Setidaknya selama sepekan belakangan provinsi itu terus menjadi "juara 1" jumlah kasus positif harian di Indonesia dengan tak pernah kurang dari seratus kasus.

Namun tak hanya kasus positifnya, jumlah pasien meninggal akibat COVID-19 di provinsi itu juga menjadi sorotan. Bahkan kekinian jumlah pasien meninggalnya sudah mencapai 731 orang, lebih banyak daripada DKI Jakarta yang mengonfirmasi 615 kasus.

Dan ternyata situasi ini sudah dimulai sejak Rabu (10/6) lalu, ketika Jatim mencatatkan 553 kasus meninggal sedangkan DKI Jakarta selisih 2 angka dengan 551 pasien. Sementara pada Selasa (9/6) DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan kasus meninggal terbanyak di Indonesia dengan 547 orang.

Lampaui Jakarta, Jatim Jadi Provinsi Dengan Kasus Meninggal Corona Terbanyak di RI

Twitter

Data ini dihimpun oleh Kawal COVID-19 dari tabulasi data pemerintah daerah. Dalam tabel yang sama terungkap pula jumlah kasus positif Corona Jatim mencapai 9.528 kasus, nyaris menyamai DKI Jakarta dengan 9.830.


Situasi ini jelas tak bisa dipandang sebelah mata, termasuk oleh Wakil Presiden ke-12 RI, Jusuf Kalla. Bahkan JK memprediksi kasus positif Jatim bisa menyalip DKI Jakarta hanya dalam tempo satu pekan.

"Dalam waktu seminggu kalau itu (pertambahan kasus Corona) berlangsung terus, Jawa Timur bisa lebih tinggi daripada Jakarta," ujar Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) itu ketika di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (17/6). "Jakarta mulai cenderung stabil turun, ini (Jatim) naik."

Di sisi lain, saat ini Jatim memilih menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sembari bertransisi menuju era new normal. Padahal saat ini perkembangan wabah di Jatim, terutama kawasan Surabaya Raya, masih jauh dari kata normal.

Bahkan beberapa waktu lalu muncul isu bahwa Surabaya Raya akan kembali mengadakan PSBB karena tingginya laju penularan (Rt) dan tingkat serangan (attack rate). Sementara itu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa tak memberikan restunya untuk Malang Raya memasuki era new normal.

Kendati demikian tetap ada wilayah di Jatim yang masuk kategori zona hijau. Wilayah itu adalah Kota Madiun yang dilaporkan nihil kasus meninggal.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts