Korlap Demo RUU HIP Ungkap Kronologi Pembakaran Bendera PDIP dan Dugaan Adanya Penyusup
Twitter/mas__piyuuu
Nasional
Kisruh RUU HIP

Koordinator lapangan (korlap) demo RUU HIP, Edy Mulyadi, pun mengaku telah diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya untuk dimintai klarifikasi tentang pembakaran bendera PDIP.

WowKeren - Demonstrasi untuk menolak RUU HIP yang digelar sejumlah ormas Islam seperti FPI dan PA 212 pada Rabu (24/6) berbuntut panjang. Aksi pembakaran bendera PDI Perjuangan pada saat demo mendapat reaksi keras dari partai berlambang banteng tersebut.

Koordinator lapangan (korlap) demo RUU HIP, Edy Mulyadi, pun mengaku telah diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya. Ia dimintai klarifikasi tentang aksi pembakaran bendera PDIP dan juga Partai Komunis Indonesia (PKI).


"Dipanggil untuk klarifikasi saja," tutur Edy dilansir CNN Indonesia pada Jumat (26/6). "Belum masuk penyidikan. Iya (terkait bendera PDIP), karena mereka kan tersinggung."

Menurut Edy, pihaknya hanya membakar bendera PKI yang berlambang palu arit. Sedangkan aksi pembakaran bendera PDIP diduga tidak dilakukan oleh pihak penyusup.

"Yang kami bakar sebetulnya bendera PKI," terang Edy. "Cuma kalau ada bendera PDIP itu accident dan pimpinan kami menduga itu penyusup."

Meski demikian, Edy masih belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut soal dugaan adanya penyusup tersebut. Pasalnya, pihak Edy kini masih mencari tahu lebih lanjut soal dugaan tersebut.

Kala demonstrasi terjadi, Edy mengaku dirinya mengamini aksi pembakaran tersebut dan mengumumkannya dari atas mobil orator. Kala melihat ada bendera PDIP yang turut dibentangkan, Edy pun mengaku kaget dan tidak tahu soal itu.

"Waktu diperiksa, oh ada 2 bendera. Waktu dibentang, wah ada bendera PDIP. Saya juga kaget dalam hati saya," kata Edy. Kala kejadian, Edy mengaku tak bisa menghentikan aksi pembakaran bendera di tengah massa yang bersemangat.

"Polisi tanya, kenapa tidak menghentikan (pembakaran bendera PDIP)? Saya bilang gila, dalam suasana seperti itu, 'Eh, yang PDIP jangan dibakar! Yang PDIP jangan dibakar!'" ujar Edy. "Enggak mungkin saya bilang begitu ya."

Sementara itu, aksi pembakaran bendera ini menuai kecaman dari para petinggi PDIP. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bahkan telah mengeluarkan Surat Perintah Harian kepada seluruh kader di Indonesia yang meminta mereka untuk siap siaga, namun mengedepankan proses hukum atas kasus pembakaran bendera tersebut.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts