Millendaru Dugem Abaikan Protokol COVID-19, Niluh Djelantik Beri Kritik Habis-Habisan
Selebriti
Seleb vs Corona

Niluh Djelantik mengunggah aksi Millendaru yang asyik dugem di Bali. Aksi Millen yang mengabaikan protokol kesehatan di tengah wabah COVID-19 pun membuat Niluh geram.

WowKeren - Millendaru memang kerap menimbulkan kontroversi akibat berbagai macam aksinya. Belum lama ini, keponakan laki-laki Ashanty tersebut terlihat asyik menghabiskan waktu di sebuah kelab malam di Pulau Dewata Bali.

Aksi Millen tersebut rupanya menarik perhatian desainer kondang Niluh Djelantik yang memberikan kritik pedas. Menurut Niluh, Millen menjadi contoh buruk bagi masyarakat karena mengabaikan protokol kesehatan di tengah pandemi virus corona atau COVID-19. Pasalnya Millen tak memakai masker maupun menjaga jarak dengan pengunjung kelab malam tersebut.

"@millencyrus mewakili kalian yang keriting diem di rumah. Ikut aturan protokol kesehatan. Kemana-mana maskeran. Sambil menahan diri bersabar menunggu kapan pemerintah daerah bisa adil dan tegas," tulis Niluh menyertai video Millen di Instagram pada Jumat (26/6). "Pawai Ogoh-Ogoh BATAL. Upacara Keagamaan dibatasi. Ngaben di Sudaji jadi kasus. Ketua Panitia jadi tersangka. Kasus Covid-19 meningkat. Mau ngopi ke Kintamani yang jaraknya 40km dari rumah musti bawa SuKet Rapid Tes Non Reaktif. Puluhan ribu warga Bali kehilangan pekerjaan."

Lebih lanjut, Niluh juga meluapkan kekesalannya terhadap orang-orang seperti Millen yang tak peduli dengan nasib warga, yang kehilangan penghasilannya demi mematuhi protokol kesehatan. Niluh berharap masyarakat lebih bersabar untuk tetap menjauhkan diri dari keramaian hingga pandemi COVID-19 berakhir.


"Aku kritik karena aku peduli. Aku peduli pada mereka yang kehilangan pekerjaan tapi tetap patuh pada aturan. Aku peduli pada usaha-usaha kecil yang megap-megap menyambung hidup dengan segala tagihan yang harus dibayar," sambung Niluh. "SABAR. Semua pasti ada waktunya. Taat aturan. Hormati tim medis yang keteteran bahkan banyak yang menyabung nyawa demi mengobati kalian yang terpapar. Belum lagi pasien penyakit bawaan yang berisiko jauh lebih tinggi."

Belum usai, Niluh juga mendesak pemerintah daerah untuk bertindak demi kepentingan rakyat Bali. Niluh pun menilai orang-orang yang melanggar protokol kesehatan seharusnya dihukum tegas.

"Wahai pemerintah daerah. Apa kata kalian kali ini ? Yang adil dong. Buka saja Sekalian Semuanya. Untuk apa ada aturan kalau dikangkangi seperti ini ? Di mana martabat dan harga diri kalian ? Ayo tegakkan aturan. Buka buka sekalian," tutur Niluh. "Tegas-tegas sekalian. Dimana Sila Ke 5 dari Pancasila ? Aku gak mau intervensi hukum. Tapi kalau yang beginian dibiarkan. Aku akan terus bersuara. Sekalipun langit runtuh. Niluh Djelantik."

(wk/evaa)

You can share this post!

Related Posts