Alasan Anji Kecam Aksi 'Dangdutan Wisma Atlet' di Tengah Pandemi Corona
Instagram
Selebriti
Seleb vs Corona

Cuitan Anji terkait aksi dangdutan di Wisma Atlet pun langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial. Tidak sedikit yang ikut mendukung pernyataan Anji.

WowKeren - Anji belum lama ini menggegerkan dunia maya. Ia menyindir aksi joget-joget yang dilakukan sekelompok petugas di area Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Lewat akun Twitter miliknya, Anji berkicau tentang aksi "dangdutan" yang terjadi di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19. Anji sangat menyesalkan kejadian tersebut.


Dalam video yang diunggah, tampak banyak orang berkerumum sambil berjoget mengikuti alunan musik. Beberapa petugas yang berseragam juga ikut menikmati musik.

"DANGDUTAN DI WISMA ATLET. Saya tahu izin kerumunan sudah dikeluarkan," kicau Anji. "Tapi TETAP BERJARAK. Ini Nakes mau saling menularkan Virus atau bagaimana?"

Diakui Anji, ribuan musisi saat ini bernasib miris. Pasalnya, banyak yang kehilangan mata pencaharian sejak pandemi terjadi.

"Oke saja sih seperti itu. Tapi izinkan Musisi manggung lagi seperti ini," lanjut Anji. "Kasian ribuan/jutaan Musisi yang kehilangan pekerjaan."

Cuitan Anji pun langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial. Tidak sedikit yang ikut mendukung pernyataan Anji.

"CAPEK MANJI JADI ORANG WARAS ditengah tengah orang goblok yg bangga. aing kudu ottoke," komentar akun @april***neta. "Mungkin udah boleh manggung lagi bang manji, asal DI WISMA ATLET manggungnya," sindir akun @sapu***iko. "Apapun klarifikasinya, menurutku ini tetap salah jika dilakukan saat pandemi dan di zona merah Wisma Atlet. Wajah sedikit senyum," tambah akun @mcr***31.

Seolah sadar menjadi sorotan, Anji pun membeberkan alasannya. Menurut Anji, jika tidak ada orang yang bersuara, maka tidak ada orang lain yang tahu.

"Kalau tidak ada yang bersuara begini, orang tidak ada yang tahu. Tenaga medis sedih. Sama. Ribuan/jutaan Musisi dan pekerja event selain sedih, juga kesusahan. Belum profesi lainnya," tambah Anji. "Tenaga medis sudah banyak sekali mendapat perhatian. Kita gantian ya 🙏🏻"

Sementara itu, per 28 Juni 2020 jumlah positif virus Corona mencapai 54.010 kasus. Jumlah ini semakin bertambah dari hari-hari sebellumnya.

(wk/diah)

You can share this post!

Related Posts