Terapkan 8 Tips Ini Agar Wawancara Kerja Virtual Saat New Normal Berjalan Lancar Tanpa Kendala
SerbaSerbi
Skenario New Normal COVID-19

Wawancara kerja secara virtual merupakan salah satu metode yang dilakukan untuk merekrut karyawan sekaligus mencegah penyebaran virus Corona. Oleh sebab itu, penting untuk memperhatikan 8 tips ini agar wawancara kerja secara virtual berjalan lancar.

WowKeren - Meski telah memasuki era new normal, sejumlah perusahaan kemungkinan masih mengadakan wawancara kerja secara virtual. Alasannya tidak lain untuk mencegah penularan virus Corona.

Suasana yang dirasakan saat melakukan interview online pasti sangat berbeda dengan wawancara secara langsung. Sebagian orang yang memiliki demam panggung akan merasa diuntungkan dengan metode ini, sehingga akan menjalani wawancara dengan lancar.


Namun mereka yang menyukai komunikasi langsung menganggap bahwa wawancara virtual memiliki banyak kekurangan. Mereka bahkan bisa mengalami kegagalan karena merasa tidak nyaman selama sesi wawancara virtual berlangsung.

Nah, bagi kamu yang sedang berusaha mencari pekerjaan atau akan menjalani wawancara virtual, sebaiknya artikel berikut ini. Sebab WowKeren akan membagikan delapan tips agar wawancara virtual bisa berjalan dengan lancar tanpa kendala. Langsung saja yuk simak semua tipsnya berikut ini.

(wk/eval)

1. Berlatih Secara Rutin


Berlatih Secara Rutin
Unsplash

Langkah ini sangat penting dilakukan, terutama bagi kamu yang tidak pernah melakukan wawancara virtual. Usahakan untuk melatih cara bicara dan bahasa tubuh agar tidak terlihat kaku maupun gugup saat berhadapan dengan pewawancara.

Kamu bisa meminta bantuan teman atau anggota keluarga. Minta mereka untuk menjadi pewawancara yang akan menanyakanmu beberapa hal yang sering ditanyakan saat interview kerja. Usahakan untuk berlatih sesering mungkin sampai kamu tidak merasa canggung atau panik. Dengan begitu, kamu akan lebih percaya diri dan tidak gugup saat interview berlangsung.

2. Pastikan Perangkat dan Internet Tidak Bermasalah


Pastikan Perangkat dan Internet Tidak Bermasalah

Tips kedua yang harus diperhatikan adalah soal persiapan teknis. Karena dilakukan secara online, kamu pasti akan membutuhkan gadget atau PC serta koneksi internet yang stabil. Pastikan gadget atau PC yang kamu gunakan dalam keadaan baik-baik saja dan tidak bermasalah. Tes juga mikrofon perangkat yang akan digunakan untuk memastikan apakah suaramu bisa terdengar dengan jelas. Sedangkan jika kamu menggunakan headset, pastikan alat itu bisa bekerja dengan baik.

Setelah itu, usahakan untuk menggunakan provider yang tepat dengan sinyal kuat. Jangan sampai koneksi internet yang lambat menjadi penghalang atau penyebab kegagalan wawancara kerja. Selain itu, jangan lupa untuk memeriksa kuota data yang kamu miliki untuk mencegah terhambatnya proses interview.

3. Pilih Lokasi dan Latar Belakang yang Tepat


Pilih Lokasi dan Latar Belakang yang Tepat
iStock

Jika ingin wawancara virtual bisa berjalan dengan lancar, pastikan untuk memiliki lokasi yang tepat dan jauh dari gangguan. Pastikan memilih tempat yang tenang dan jauh dari keramaian, agar komunikasimu dengan pewawancara tidak terhambat. Sebab jika komunikasi dengan pewawancara tidak berjalan dengan baik, peluangmu untuk diterima kerja akan semakin kecil.

Selain itu, kamu juga harus memastikan area tersebut memiliki pencahayaan yang cukup terang dan rapi. Jangan sampai di belakangmu ada jemuran atau hal-hal lainnya yang cukup mengganggu pemandangan perekrut kerja saat interview online. Usahakan untuk memilih latar belakang netral serta hindari kaca yang bisa mengurangi kualitas panggilan video dan menyebabkan silau.

4. Gunakan Pakaian Formal


Gunakan Pakaian Formal
Shutterstock

Kesan pertama memiliki peran yang sangat penting, termasuk saat kamu melakukan wawancara virtual. Meski dilakukan secara online, jangan mengabaikan pakaian yang kamu gunakan karena pewawancara juga akan menilai penampilanmu.

Usahakan untuk tetap menggunakan pakaian resmi dan profesional layaknya seorang pekerja agar pewawancara menganggapmu serius dan benar-benar menginginkan pekerjaan tersebut. Dengan begitu, peluangmu untuk mendapatkan pekerjaan tersebut akan semakin besar.

5. Perkenalkan Diri dengan Baik dan Sebut Nama Pewawancara


Perkenalkan Diri dengan Baik dan Sebut Nama Pewawancara

Meski terkesan sederhana, memperkenalkan diri dengan baik cukup penting untuk diperhatikan karena pewawancara biasanya ingin mengetahui gambaran dirimu secara umum. Jangan bercerita panjang lebar dan cukup perkenalkan nama, alamat, usia, pendidikan terakhir dan pengalaman kerja. Agar lebih menarik perhatian pewawancara, jangan lupa untuk memberikan senyuman hangat dan menggunakan gaya bahasa yang lugas.

Selain itu, usahakan juga untuk mengingat dan menyebut nama pewawancara. Meski terdengar sederhana, cara ini bisa membuat pewawancara lebih mengingatmu dan meningkatkan peluang untuk diterima kerja. Intinya, tunjukkan minat yang tulus pada apa yang mereka katakan untuk membangun kepercayaan saat interview kerja.

6. Jangan Memotong Pembicaraan dan Hindari Menjawab Pertanyaan dari Teks


Jangan Memotong Pembicaraan dan Hindari Menjawab Pertanyaan dari Teks
Getty Images

Selama melakukan wawancara kerja virtual, usahakan untuk menjadi pendengar yang baik agar dapat merespon secara efektif. Usahakan untuk tidak memotong pembicaraan pewawancara dan tunggu mereka sampai selesai. Karena jika kamu melakukannya, komunikasi akan menjadi kacau dan kamu bisa dianggap tidak sopan oleh pewawancara.

Selain itu, usahakan untuk tidak menjawab pertanyaan dari teks atau catatan kecil yang sudah kamu siapkan. Apalagi jika kamu terlihat menunduk dan terang-terangan membaca catatan tersebut, maka kamu akan terlihat seperti robot dan terkesan tidak alami. Oleh sebab itu, usahakan untuk menjawab pertanyaan langsung tanpa menyembunyikan catatan kecil saat wawancara.

7. Ajukan Pertanyaan yang Sesuai


Ajukan Pertanyaan yang Sesuai

Pewawancara biasanya akan memberi kesempatan pada pelamar untuk mengajukan pertanyaan. Usahakan untuk tidak melewatkan kesempatan ini begitu saja, karena aktif bertanya bisa menandakan kamu tertarik dengan perusahaan tersebut. Misalnya, "Seperti apa budaya perusahaan?" atau "Apa lingkup pekerjaan untuk posisi ini?" dan lain sebagainya.

Selain pertanyaan mendasar tersebut, kamu juga bisa mengajukan pertanyaan yang relevan dengan era new normal. Kamu bisa bertanya bagaimana langkah perusahaan dalam menerapkan protokol kesehatan COVID-19 atau kebijakan apa yang diterapkan dalam mengelola karyawan selama pandemi virus Corona.

8. Buat Pernyataan Penutup


Buat Pernyataan Penutup

Tips terakhir yang sebaiknya kamu perhatikan adalah membuat pernyataan tertutup. Akhiri wawancara dengan mengucapkan terima kasih atas waktu dan kesempatan yang telah diberikan. Bila perlu, tambahkan pernyataan tentang ketertarikanmu atas pekerjaan yang dilamar atau soal wawancara yang telah dilakukan.

Demikian delapan tips melakukan wawancara virtual di era new normal yang telah tim WowKeren rangkum untuk kalian. Simak juga artikel ini untuk mengetahui tips kembali bekerja di kantor saat new normal agar terhindar dari virus Corona. Selain itu, kalian juga bisa menyimak artikel ini untuk mengetahui tips mencegah penularan virus Corona saat menggunakan transportasi umum.

You can share this post!

Related Posts