Pakar Minta Warga AS Lebih Waspada, Singgung Bisa Catat 100 Ribu Kasus Corona Sehari
Getty Images
Dunia
Pandemi Virus Corona

Dr Anthony Fauci, pakar kesehatan kondang di AS, mendesak warga untuk lebih mematuhi protokol kesehatan demi mencegah terjadinya lonjakan kasus sampai 100 ribu pasien positif dalam sehari.

WowKeren - Amerika Serikat diketahui menjadi negara yang paling terdampak oleh COVID-19. Bahkan total kasus positif di negara tersebut mencapai 2.727.996 orang, dilansir dari worldometers.info pada Rabu (1/7).

Krisis itu pun turut disoroti oleh Kepala National Institute of Allergy and Infectious Diseases, Dr Anthony Fauci. Fauci pun berharap agar warga AS lebih patuh pada protokol kesehatan yang berlaku karena khawatir akan ada peningkatan kasus secara besar-besaran.

"Saya sangat khawatir situasi yang buruk bisa terjadi," ujar Fauci, Selasa (30/6) waktu setempat. Bahkan bila tak dikendalikan dengan baik, ada kemungkinan 100 ribu orang positif terinfeksi Corona dalam sehari, jauh lebih tinggi dari rerata harian saat ini yang mencapai 40 ribu orang sehari.

Kekhawatirannya dirasa tak berlebihan karena memang saat ini AS sudah membuka kembali aktivitas perekonomian mereka. Bahkan kalangan muda di AS cenderung melonggarkan kewaspadaannya kendati pandemi virus Corona belum benar-benar terkendali.

Selain itu pada Sabtu (4/7) mendatang AS akan merayakan hari kemerdekaan mereka (Independence Day). Hari besar ini biasanya dirayakan dengan perkumpulan massa dengan bermain kembang api bersama.


Pada kesempatan yang sama, Fauci juga membahas perihal perkembangan vaksin. Fauci menilai tak ada jaminan vaksin yang benar-benar efektif melawan virus Corona bisa diproduksi.

"Sangat penting untuk bisa memproduksi vaksin yang aman dan benar-benar efektif melawan virus Corona," kata Fauci yang disampaikan di hadapan senator AS itu, dilansir dari Reuters, Rabu (1/7). "Vaksin ini harus tersedia untuk semua orang di Amerika."

"(Tetapi) tidak ada jaminan kita akan mendapatkan vaksin yang aman dan efektif," imbuh Fauci mengingatkan. Oleh karenanya pakar kesehatan kondang di AS itu berharap warga lebih patuh terhadap protokol kesehatan karena itu satu-satunya cara untuk mengendalikan wabah COVID-19.

Sementara itu, dikutip dari worldometers.info, AS masih menjadi "juara" dunia dari segi kasus positif COVID-19 dan pasien yang meninggal akibat penyakit tersebut. Sebanyak 20 persen lebih kasus positif Corona dunia dikonfirmasi di AS.

Sedangkan untuk korban meninggalnya sudah mencapai 130.123 orang, juga sekitar seperlima dari total kasus meninggal dunia. Namun ada 1.143.490 orang yang dikonfirmasi sembuh di negara tersebut.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts