Berisiko Besar Terpapar, Pakar Beber Tips Jitu Pelukan Aman Saat Pandemi Corona
Pixabay
Health
Pandemi Virus Corona

Salah satu bentuk interaksi yang berubah sejak pandemi Corona adalah jaga jarak dengan orang lain. Namun ada kalanya interaksi dengan orang lain seperti halnya berpelukan penting dilakukan sebagai bentuk dukungan.

WowKeren - Wabah virus Corona (COVID-19) masih mengancam nyawa manusia di seluruh penjuru dunia. Pandemi Corona ini sudah mengubah dunia secara cepat kurang dari setahun. Dengan adanya wabah ini, interaksi manusia pun menjadi berubah karena jarak fisik adalah hal paling penting untuk mencegah penularan COVID-19.

Dalam Medical Daily yang dikutip oleh DetikHealth disebutkan bahwa menjaga jarak fisik sangat penting dilakukan sebagai perlindungan agar tak terpapar Corona. Bahkan efeknya meluas ke orang-orang yang setiap hari menghabiskan waktu atau hidup bersama kita.

Namun bagi sebagian orang, kasih sayang sangat penting untuk ditunjukkan. Terlebih kasih sayang dapat mengurangi tingkat stres selama pandemi Corona. Salah satu bentuk kasih sayang yang biasa dilakukan adalah pelukan yang digunakan untuk mengekspresikan dukungan atau membuat orang merasa terhubung.

Walau demikian, memberi pelukan berisikio memperbesar terpapar Corona. Seperti diketahui virus COVID-19 baru menyebar melalui droplet oleh orang yang terinfeksi batuk, bersin atau bahkan hanya berbicara.


Ada trik tertentu yang bisa digunakan agar pelukan tidak selalu menyebabkan terpapar Corona. Beberapa faktor memang dapat membuat orang lebih mungkin untuk tertular virus selama adanya kontak dekat.

"Berpelukan kemudian menularkan virus, faktanya tidak sesederhana itu," kata Todd Ellerin, Direktur Penyakit Menular dan Wakil Ketua Departemen Kedokteran di South Shore Hospital Massachusetts.

Ellerin menyarankan agar orang mempertimbangkan kesehatan diri sendiri dan yang lain sebelum berpelukan. Ia mengatakan lebih baik untuk tidak memeluk orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti halnya penderita kanker, obesitas dan penyakit jantung. Bukan hanya itu, hindari juga berpelukan dengan orang yang berusia 60 tahun karena mereka adalah golongan yang memiliki risiko terkena Corona.

Disarankan juga untuk memeluk di luar ruangan karena dapat membantu menghindari virus Corona. Selama pelukan, sangat disarankan untuk tidak melepas masker. Selain itu diharuskan untuk melihat ke arah yang berlawanan untuk menghindari kontak batuk atau bersin satu sama lain.

Ellerin juga mengingatkan untuk menghindari berbicara, berciuman dan segera kembali ke jaga jarak setelah pelukan untuk menurunkan risiko terpapar Corona. Cuci tangan dengan sabun setelahnya juga perlu dilakukan untuk mengurangi risiko terkena COVID-19. Dan bila bukan karena terpaksa, sebaiknya pertimbangkan untuk mengungkap kasih sayang dengan cara lain yang tidak mengharuskan kontak dekat.

(wk/tria)

You can share this post!

Related Posts