Trump Yakin Virus Corona Hilang Dengan Sendirinya Meski Kasus di AS Terus Melonjak Tajam
AFP Photo
Dunia
Pandemi Virus Corona

Pernyataan Donald Trump yang menyepelakan tentang wabah virus Corona mendapat sejumlah kritik, salah satunya dari Gubernur New York, Diketahui kasus Corona di AS hingga kini menduduki peringkat pertama di dunia.

WowKeren - Hingga saat ini Amerika Serikat memiliki jumlah kasus Corona (COVID-19) tertinggi di dunia yakni 10 juta lebih. Namun pernyataan mengejutkan justru datang dari Presiden AS, Donald Trump yang yakin bahwa virus Corona akan hilang dengan sendirinya. Hal tersebut disampaikan setelah AS mencatat lebih dari 44 ribu kasus Corona, tertinggi sejak wabah Corona merebak di AS.

Dimuat dalam TheGuardian yang kemudian dilansir oleh DetikHealth, setidaknya ada 8 negara yang melaporkan kasus baru tertinggi pada Selasa (30/6) kemarin. Pakar penyakit menular ternama di AS, Dr Anthony Fauci mengingatkan bahwa langkah AS 'pergi ke arah yang salah'. Ia menyebut infeksi Corona di AS dapat meningkat dua kali lipat hingga mencapai 100 ribu kasus baru per hari jika penanganan Corona terus diabaikan.


Sementara itu dalam sebuah wawancara dengan Fox Business, pertanyaan diajukan pada Trump apakah ia benar-benar meyakini virus Corona akan hilang begitu saja, seperti pernyataan yang disampaikan sebelumnya. Trump juga yakin vaksin Corona akan segera dapat digunakan.

"Ya, tentu. Dalam beberapa kasus. Dan saya pikir kita akan memiliki vaksin juga segera," jawab Trump. "Saya pikir pada suatu saat itu (virus Corona) akan hilang begitu saja. Saya harap."

Seperti diketahui, Trump memang seringkali mendapat kritik karena menyepelekan risiko virus Corona. Sebelumnya beberapa yang paling dikritik adalah saat Trump mengatakan untuk meminum disenfektan untuk melawan Corona dan tidak mewajibkan masker untuk mencegah terpapar virus Corona.

Di sisi lain, proyek pelacakan kasus virus Corona COVID-19 di AS, menyebutkan bahwa rata-rata selama tujuh hari AS melaporkan ada kasus baru per hari dua kali lipat sejak 13 Juni. Pasien Corona yang rawat inap juga melonjak ke jumlah tertinggi sejak 21 April.

Gubernur New York Andrew Cuomo mengecam Trump karena pemerintah AS dinilai lamban dan kacau dalam menangani wabah Corona. Ia pun meminta Trump untuk jujur dengan mengatakan fakta yang sebenarnya pada masyarakat tentang wabah virus Corona.

"Dia menyangkal. Dia telah menyangkal apa yang dikatakan oleh setiap ahli kesehatan di Amerika," kata Cuomo. "Bersikaplah jujur dengan orang-orang Amerika. Setidaknya miliki keberanian untuk mengakui apa yang sudah diketahui orang lain bahwa Anda (Trump) salah."

"Menyangkal kenyataan tidak mengalahkan kenyataan. Dia telah hidup dalam penyangkalan, dan dia telah menyangkal fakta ilmiah sejak hari pertama," sambung Cuomo. "Kemenangan realita dan kenyataan menang, dan sekarang negara ini menderita karena presiden."

(wk/tria)

You can share this post!

Related Posts