Ngotot Tolak RUU HIP, PA 212 Bakal Gelar Apel Siaga Ganyang Komunis Minggu Besok
Nasional
Kisruh RUU HIP

PA 212 berserta beberapa ormas berencana menggelar aksi massa bertajuk 'Apel Siaga Ganyang Komunis' demi menolak RUU HIP yang digadang-gadang melegalkan kembali paham komunisme,

WowKeren - Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) terus menemui berbagai penolakan. Salah satu yang bersikeras menolaknya adalah Persaudaraan Alumni (PA) 212.

Dan demi menolaknya, mereka pun berencana menggelar aksi massa bertajuk "Apel Siaga Ganyang Komunis" pada Minggu (5/7) besok. Rencana ini pun, menariknya, ternyata mendapat "restu" dari pihak kepolisian.

Namun Polda Metro Jaya mengaku tak mengeluarkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) yang biasa dirilis sebagai bentuk izin kegiatan massa. Melainkan hanya menerjunkan aparat pengaman di lokasi aksi.

Tetapi Polda Metro Jaya juga mengingatkan agar peserta aksi melakukan sesuai dengan protokol kesehatan karena pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masih berlaku. Bila sampai ada yang melanggar maka tak segan-segan akan ditindak.

"Sekarang kan masih PSBB, protokol kesehatan wajib mereka ikuti," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, seperti dikutip dari Antara pada Sabtu (4/7). "Tidak ada ramai-ramai, bakar-bakar misalkan, pasti kita tangkap kalau begitu."


"Kalau kita pemberitahuan, pemberitahuannya sudah ada," imbuh Yusri. "Tapi kita tidak mengeluarkan STTP, tapi kita siapkan pengamanan."

Yusri menuturkan nantinya hanya petugas tingkat Polres yang akan terlibat pengamanan. Sebab, imbuh Yusri, sedianya peserta hanya akan menggelar apel siaga alih-alih demonstrasi atau agenda keliling alias long march.

"Cuma apel, mereka bukan demo. Hanya apel siaga. Itu kan apel siaga aja, kita pengamanan aja," jelas Yusri.

Namun ia juga meminta agar peserta aksi besok mengikuti aturan penyampaian pendapat di muka umum serta protokol kesehatan karena PSBB masih berlaku di daerah Jabodetabek. Selain itu, Polda Metro Jaya juga akan menyiapkan skenario pengalihan arus yang akan diberlakukan secara situasional atau saat terjadi kepadatan kendaraan.

Sebagai informasi, anggota PA 212 dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama serta beberapa organisasi kemasyarakatan lain akan menggelar apel siaga bertajuk Ganyang Komunis. Aksi massa ini akan digelar di Lapangan Ahmad Yani, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (5/7).

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts