Viral Soal 'Bahasa Panda' di UTBK 2020, Ini Kata Penyelenggara
SerbaSerbi

Soal 'bahasa panda' pada Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020 menjadi viral di media sosial Twitter. Menanggapi hal ini, Humas LTMPT Anwar Effendi pun buka suara.

WowKeren - Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2020 hari pertama telah digelar pada Minggu (5/7) kemarin. Namun, baru hari pertama digelar netizen telah ramai membicarakan salah satu soal yang dinilai unik.

Alasan mengapa soal tersebut dinilai unik dikarenakan menggunakan 'bahasa panda'. Hal ini bermula dari akun Twitter @pastakeju_enakk yang mengunggah foto soal 'bahasa panda' di UTBK 2020 tersebut.


"PENGERJAAN BAHASA PANDA -A THREAD- Sorry kalau salah, aku dapat dari temen kalo mau di rt silahkan," cuitnya. Berikut adalah soal 'bahasa panda' yang dia unggah.

Viral Soal \'Bahasa Panda\' di UTBK 2020, Ini Kata Penyelenggara

Twitter

Tidak jelas betul kenapa dia menyebut soal ini sebagai soal 'bahasa panda'. Yang jelas, bahasa dalam soal ini sungguh tidak umum.

Usut punya usut, ternyata ini adalah huruf-huruf yang dimodifikasi urutannya. Petunjuknya adalah 'k = 5'. Maka huruf ke-5 alfabet adalah E. Maka urutannya adalah K = E, L = F, M = G, dan seterusnya. Dari sini, pertanyaan dalam soal itu bisa diterjemahkan.

Akun @pastakeju_enakk pun menerangkan terjemahan dari soal tersebut. Dari kalimat abstrak 'kxgvgqgn ngyor jgxo ygza jozgshgn ygza?' menjadi 'berapakah hasil dari satu ditambah satu?' Tentu saja hasilnya adalah 'dua' alias 'JAG'.

Viral Soal \'Bahasa Panda\' di UTBK 2020, Ini Kata Penyelenggara

Twitter

Selain akun tersebut, banyak netizen yang membicarakan soal 'bahasa panda'. Ada yang membagikan foto kertas soal, percakapan di aplikasi pesan, hingga tangkapan layar situs.

Foto soal yang saat ini tengah viral tersebut sayangnya masih belum diketahui pasti kebenarannya. Apakah benar berasal dari soal UTBK 2020 atau tidak?

Menanggapi munculnya soal viral tersebut, Humas LTMPT Anwar Effendi pun buka suara. Anwar mengaku tidak bisa mengakses soal UTBK. Soal semacam itu tidak bisa dibuktikan kebenarannya apakah merupakan soal UTBK atau bukan.

"Saya justru tidak bisa akses soal UTBK. Pusat UTBK sudah berusaha maksimal menjalankan standard pengawasan. Yang beredar di medsos belum terkonfirmasi kebenaran," kata Anwar dilansir Detikcom, Senin (6/7).

Tata tertib UTBK telah melarang peserta untuk membawa kamera. Maka tindakan memotret adalah tindakan terlarang yang dilakukan peserta. "Peserta tidak boleh membawa kamera dalam bentuk apapun. Dilarang memotret soal. Konsekuensinya bisa dianggap kecurangan dan dapat didiskualifikasi," imbuhnya.

Namun jelas, UTBK saat ini menggunakan komputer. Potret soal yang beredar di Twitter itu adalah potret soal di atas kertas, bukan di layar monitor komputer.

Mengenai jenis soal, UTBK-SBMPTN 2020 tahun ini mengujikan jenis Tes Potensi Skolastik (TPS). Tes Potensi Akademik (TPA) ditiadakan karena ada kebijakan mempersingkat waktu tes demi keamanan peserta dari COVID-19. "Sehubungan dengan adanya Pandemi COVID-19 maka tes UTBK Tahun 2020 hanya berupa Tes Potensi Skolastik (TPS)," kata LTMPT lewat situsnya.

TPS sendiri digunakan untuk mengukur kemampuan kognitif, yaitu kemampuan penalaran dan pemahaman umum yang penting untuk keberhasilan di sekolah formal, khususnya pendidikan tinggi. Kemampuan ini meliputi kemampuan penalaran umum, pengetahuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, serta kemampuan memahami bacaan dan menulis.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts