Teman Dekat Ungkap Meghan Markle Merasa Malu dan Stres Usai Menjelekkan Kerajaan Inggris
Selebriti

Dokumen tuntutan Meghan untuk tabloid Inggris belum lama ini beredar luas, di mana dalam dokumen tersebut ia juga mengklaim bahwa Kerajaan Inggris gagal melindunginya selama hamil.

WowKeren - Duchess of Sussex, Meghan Markle, dilaporkan merasa kaget begitu dokumen tuntutannya pada tabloid Inggris beredar luas. Seperti yang diketahui, dokumen tersebut diajukan Meghan untuk menuntut asosiasi tabloid Inggris yang dinilai mencemarkan nama baiknya. Namun dalam berkas dokumen tersebut, Meghan juga menyatakan bahwa dirinya merasa pihak kerajaan gagal melindunginya ketika ia mengandung Archie Harrison pada tahun 2019 lalu.

Pihak keluarga Kerajaan Inggris dilaporkan merasa sangat kecewa dengan klaim Meghan tersebut. Atas hal ini, istri Pangeran Harry itu disebut-sebut merasa tertekan sekaligus malu luar biasa pada pihak Istana. Bahkan disebutkan pula bahwa kasus ini membuat hubungan Harry dan pihak keluarga Kerajaan jadi merenggang.


"Dia (Meghan) menjadi sangat diam. Aku pikir mungkin dia merasa sangat rendah dan malu, dan mungkin dia sedang berjuang (memperbaiki semua ini)," tutur salah seorang sumber yang mengaku sebagai rekan dekat Meghan.

Bukan hanya itu saja, sumber ini juga mengungkap jika saat ini Meghan dan Harry sedikit bersitegang dalam menghadapi masalah tersebut. "Pertarungan hukum dan meningkatnya ketegangan yang terjadi antara para bangsawan (keluarga Kerajaan) karena informasi (tentang dokumen tersebut) membuat banyak ketegangan antara mereka berdua (Harry dan Meghan)," lanjutnya.

Sumber itu lantas menjelaskan bahwa Harry merasa sangat tersiksa lantaran hubungannya dengan pihak Kerajaan semakin merenggang akibat masalah ini. "Meghan jauh lebih tertutup selama beberapa minggu terakhir yang membuat keluarganya khawatir. Dan Harry pasti tersiksa oleh ikatan keluarga yang retak. Harry sangat sedih pada hari ulang tahun Pangeran William pada 21 Juni lalu," imbuhnya.

Disebutkan bahwa dalam dokumen yang bocor itu Meghan menentang permintaan tim media Istana Kensington untuk tetap tak berkomentar terkait pemberitaan negatif dirinya dengan ayahnya yang muncul di berbagai tabloid Inggris. Meghan yang kala itu masih dalam kondisi hamil disebut ingin bersuara untuk membela dirinya atas pemberitaan tersebut, namun dilarang pihak Istana.

Dokumen itu juga mengutip sejumlah pengakuan teman Meghan Markle yang menyebut mereka tak pernah melihat Meghan dalam kondisi ini sebelumnya. Selain itu, mereka amat khawatir dengan kesejahteraan sang Duchess, terutama karena ia sedang hamil, tak terlindungi oleh Istana, dan dilarang membela dirinya sendiri.

Selain berurusan dengan tabloid Inggris serta keluarga Kerajaan, Meghan memiliki masalah lain dalam beberapa pekan terakhir yang melibatkan sahabatnya, Jessica Mulroney. Pada bulan Juni, Jessica Mulroney menuai kontroversi lantaran dianggap bersikap rasis selama perselisihan dengan Sasha Exeter, seorang influencer kulit hitam.

Meghan dilaporkan telah menjauhkan diri dari Mulroney sejak insiden itu. "Renggangnya hubungan Meghan dengan Jessica telah memukulnya dengan sangat keras dan dia bahkan tidak berbicara dengan beberapa teman terdekatnya. Dia menjadi tertutup dan mereka (teman-temannya) pikir dia bingung siapa yang harus dipercayai lagi," paparnya.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts