Jovial dan Andovi da Lopez Pensiun YouTube Hanya Settingan Demi Promo Film 'Bucin'?
Instagram/jovialdalopez
Film

Keputusan Jovial dan Andovi da Lopez untuk mengakhiri channel YouTube mereka setahun mendatang disebut hanya demi promo film 'Bucin'. Lantas, bagaimana tanggapan sutradara?

WowKeren - Kakak beradik Jovial da Lopez dan Andovi dan Lopez mengumumkan akan pensiun dari YouTube. "Jadi mulai dari 24 Juni 2020 sampai 24 Juni 2021, itu akan menjadi tahun terakhir Skinnyindonesian24 di YouTube," kata Andovi dalam salah satu videonya.

Setelah mengumumkan hal tersebut, Jovial dan Andovi sempat berbincang-bincang di podcast YouTube Deddy Corbuzier. Namun menurut salah seorang warganet, keputusan Jovial dan Andovi mengumumkan berakhirnya channel YouTube mereka hanya untuk mencari perhatian.


"Setelah gue nonton video ini. Menurut gue alasan mereka keluar dari youtube adalah cari attention buat promo film bucin karena sebentar lagi bioskop mau buka," tulis Mohammad Bagtian Adilaga. "Setuju?"

Menanggapi dugaan tersebut, Chandra Liow selaku sutradara film "Bucin" menuliskan tanggapan. Menurut Chandra Liow, Jovial dan Andovi memang diharuskan meninggalkan YouTube untuk promosi film. Tanggapan itu seolah berupaya menyindir pendapat sebelumnya.

"Gue sebagai sutradara @filmbucin setuju dengan teori konspirasi ini," tulis Chandra Liow pada Minggu (5/7). "Karena untuk promosi film memang HARUS SANGAT MESTI BANGET meninggalkan semua perjuangan di youtube mereka selama 9 tahun ini."

Jovial dan Andovi da Lopez Dituding Pensiun YouTube Demi Caper Promo Film \'Bucin\'

Instagram

Jovial dan Andovi memang merupakan bagian penting dari film "Bucin". Jovial sendiri berperan sebagai penulis naskah dan aktor, sedangkan Andovi hanya sebagai aktor. Film "Bucin" rencananya tayang pada 26 Maret 2020, tetapi ditunda karena kala itu social distancing telah diberlakukan.

Film "Bucin" menceritakan tentang Andovi, Tommy, dan Chandra yang mengikuti kursus anti-bucin. Kursus tersebut dibuat oleh Vania yang merupakan lulusan S2 Psikologi dengan spesialisasi cinta. Namun, metode yang digunakan Vania kerap membuat mereka menyerah.

(wk/nere)

You can share this post!