Viral Driver Ojol Ditendang Pengemudi Mobil Sampai Terjungkal, Diduga Tak Terima Diklakson
Twitter
Nasional

Seorang driver ojek online kembali mengalami tindakan semena-mena yang dilakukan seorang pengemudi mobil pribadi. Ia diperlakukan kasar sampai ditendang hingga terjungkal hanya karena alasan sepele.

WowKeren - Nasib malang menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol) belum lama ini. Dalam sebuah video yang dibagikan oleh akun @gojek24jam, tampak driver ojol ditendang oleh seorang pria hingga terjungkal dari motornya. Buntutnya, pelaku penendangan itu kemudian diserbu oleh ratusan pengemudi ojek online (ojol) di rumahnya.

Insiden penendangan driver ojol itu sempat terekam kamera ponsel warga yang kemudian diunggah di sosial media dan menjadi viral. Dalam video tersebut, terlihat seorang pria tengah cek-cok dengan seseorang berjaket ojol yang duduk du atas motornya. Tak berselang lama, pria itu tiba-tiba mengambil ancang-ancang dan menendang pengemudi ojol itu hingga terjungkal bersama motor yang sedang dinaikinya.


Twitter

Dilansir dari pencuit, pengemudi ojol berhenti secara tiba-tiba ke sebelah kiri jalan karena ada ibu-ibu yang hendak menyeberang jalan. Pelaku kemudian membunyikan klakson kencang ke arah korban karena merasa jalannya terhalang mendadak. Korban membalas klakson tersebut.

Tak terima diklakson balik, pengemudi Izusu Panther itu turun dan memaki driver ojol, lalu menendangnya hingga terjatuh dari motornya. Saksi kejadian tersebut mencatat plat nomor mobil pelaku. Dikabarkan, kejadian itu terjadi di jalanan kota Pekanbaru.

Perlakuan terhadap pengemudi ojol ini memicu kegeraman para anggota komunitas ojol di kota tersebut. Mereka kemudian beramai-ramai menghampiri rumah pelaku agar pelaku bertanggung jawab atas kekasaran kepada rekan mereka. Pelaku akhirnya ditangkap dan digiring ke Polres terdekat.

Viral Driver Ojol Ditendang Pengemudi Mobil Sampai Terjungkal, Diduga Tak Terima Diklakson

Twitter

Beberapa warganet ikut memberikan apresiasi terhadap saksi yang merekam kejadian tersebut. Pasalnya, berkat rekaman video kejadian, pelaku bisa ditemukan dan ditindak secara hukum.

"Salut buat yang ngerekam kejadian2 kayak gini. Aku kalau lewat pun gak bakal kepikiran," tulis akun @aan***. "Terima kasih buat yg videoin. Ini lebih dari menolong, apalagi sampai sebutin identitas pelakunya. Kebanyakan orang bertindak arogan/semena-mena karena merasa gak akan ada org yg mengenali," sahut lainnya.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka penganiyaan, polisi menyatakan pelaku dengan inisial AP (25) berada di bawah pengaruh narkoba saat kejadian. Berdasarkan hasil pemeriksaan, AP dinyatakan positif mengonsumsi Amfetamin dan Metamfetamin atau sabu-sabu.

(wk/lara)

You can share this post!

Related Posts