Kate Middleton Sejak Awal Sebut Meghan Markle Sulit Jadi Anggota Kerajaan
Getty Images
Selebriti

Meski selalu menyambut Meghan Markle dengan baik, namun Duchess of Cambridge itu sejak awal kurang setuju jika Pangeran Harry menikahi mantan aktris asal Amerika tersebut.

WowKeren - Sudah menjadi rahasia umum bahwa istri Pangeran William, Kate Middleton, sangat dekat dengan adik iparnya, Pangeran Harry. Bahkan saking dekatnya, Harry diketahui mengenalkan Meghan Markle lebih dulu pada Kate dibandingkan anggota keluarga Kerajaan Inggris lainnya.

Akan tetapi, rupanya Kate sempat menentang pilihan Harry yang kala itu berencana membawa hubungannya dan Meghan ke jenjang pernikahan. Meski selalu menyambut Meghan dengan baik, namun Duchess of Cambridge itu sejak awal kurang setuju jika Harry menikahi mantan aktris "Suits" tersebut. Bahkan Kate menyebut kalau Meghan akan sulit menjadi bagian keluarga.


Hal ini diungkapkan dalam buku bertajuk "Royals At War" yang ditulis oleh jurnalis investigasi Dylan Howard dan Andy Tillett. Dalam buku yang berisi tentang rahasia keluarga Kerajaan Inggris itu, Kate Middleton disebutkan sudah begitu khawatir dengan Pangeran Harry saat memperkenalkan Meghan Markle kepada British Royal Family.

Disebutkan bahwa Kate mengingatkan Harry agar tak bergegas menikah. Howard dan Tillett mengklaim bahwa Duchess of Cambridge itu ingin adik iparnya tak terburu-buru. Kate menjadikan latar belakang dan karier Meghan sebagai alasan, dan menyebut kalau mantan aktris asal Amerika itu akan sulit beradaptasi di lingkungan Kerajaan.

"Alasannya Meghan Markle berbeda, latar belakang dan karirnya. Meghan Markle sulit untuk menjadi bagian dari keluarga," demikian bunyi kutipan dalam buku "Royals At War", sebagaimana dilansir dari Metro.co.uk pada Jumat (10/7).

"Kate dengan lembut mengingatkan Harry bahwa dia berkencan dengan seseorang dengan kehidupannya, masa lalunya, dan kariernya sama sekali berbeda. Butuh waktu untuk adaptasi dan integrasi," lanjut kutipan buku tersebut.

Selain Kate, William juga sempat meragukan keputusan Harry. Bahkan, Duke of Cambridge tersebut berkali-kali bertanya pada sang adik, "Apakah dia (Meghan) sosok yang tepat?"

Harry sendiri diyakini tertarik pada kepercayaan, komitmen, dan semangat Meghan yang mengingatkannya pada mendiang ibunya, Putri Diana. Hal itulah yang membuat sang Duke of Sussex yakin membawa hubungannya dan Meghan ke jenjang pernikahan.

Buku itu mengklaim kekhawatiran Kate dan William justru membuat Harry kian yakin bahwa keluarga Kerajaan dan para pembantu Istana menentangnya. Harry semakin tertantang dan akhirnya tetap memilih menikahi Meghan.

Disebutkan pula bahwa buku "Royals At War" mengungkap salah satu dari alasan keretakan di antara Harry dan keluarga Kerajaan adalah pengeluaran besar-besaran sebelum Royal Wedding dengan Meghan digelar. Harry dikatakan telah membayar lebih dari USD 11.500 dalam beberapa bulan untuk biaya akupunktur sebagai bagian dari pelayanan kesehatan. Dan juga menikmati babymoon dengan Meghan di spa mewah di Hampshire yang dikatakan menelan biaya hingga USD 64.000.

Sementara itu, Pangeran Harry dan Meghan Markle telah resmi keluar dari keanggotaan Senior Royals sejak 31 Maret lalu. Dengan demikian, keduanya diwajibkan untuk menanggung biaya hidup secara mandiri, dan tak lagi mendapatkan tunjangan dari pajak rakyat Inggris.

Keduanya kini diketahui telah pindah ke Los Angeles, Amerika Serikat, demi mendukung karier sang Duchess yang kembali terjun ke industri hiburan Hollywood.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts