Kasus Kematian Editor Metro TV, Polisi Temukan Ada Luka Tusuk Di Leher
Nasional

Kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo yang ditemukan tewas di pinggir jalan tol masih dalam penyelidikan. Pihak kepolisian lantas membeberkan hasil autopsi korban.

WowKeren - Kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo masih dalam tahap penyelidikan. Yodi ditemukan meninggal dunia di pinggir Tol JORR, Jakarta Selatan. Saat tubuh Yodi ditemukan, muncul dugaan jika dirinya dibunuh setelah ditemukan sebilah pisah di sekitar lokasi kejadian.

Sebelumnya, kepolisian enggan menyatakan jika Yodi meninggal akibat dibunuh. Namun berdasarkan hasil autopsi terbaru, polisi mulai mengarahkan penyelidikan terkait adanya dugaan pembunuhan.


Dalam hasil autopsi, pihak kepolisian menemukan fakta baru yaitu adanya luka tusuk di leher korban. Polisi mengatakan jika korban ternyata juga sudah mengalami proses pembusukan lantaran diperkirakan sudah tewas sejak 2 hingga 3 hari lalu.

”Iya hasil autopsi sudah keluar, jadi memang ada luka bekas tusukan di leher dan dada korban,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus seperti dilansir dari Detik pada Sabtu (11/7). “Memang betul mayat itu sudah proses pembusukan lanjut ya karena sudah dua tiga hari diperkirakan di TKP ya.”

Lebih lanjut Yusri menjelaskan hasil hasil olah tempat kejadian perkara (TKP). Ia mengatakan tidak ada satu pun barang Yodi Prabowo yang hilang. Meski demikian, pihaknya belum mau menyimpulkan lebih jauh terkait kejadian tersebut apakah pembunuhan atau tidak.

”Ya itu nanti lah yang menyimpulkan tim penyidik, kalau (ada barang) hilang berarti perampokan,” jelas Yusri. “(Pembunuhan) itu dugaan awalnya aja.”

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Irwan Santosa mengatakan ada kemungkinan Yodi dibunuh. Pasalnya, luka-luka di tubuh korban menunjukkan ia diduga tewas akibat ditusuk benda tajam.

”Ditemukan ada luka dari korban, di bagian dada,” kata Irwan. “Yang kami lihat dari foto di lapangan (luka di) bagian dada atas di sebelah kiri, diduga ada hubungannya dengan satu bilah pisau.”

”Dugaan awal seperti itu, namun kami selaku penyidik memastikan dulu apakah ini benar pembunuhan,” sambungnya. “Tentunya kita harus cari pelakunya.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts