Menaker Rapid Test Usai Sambut TKI Etty Yang Positif Corona, Ini Hasilnya
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah ikut menyambut TKI Etty yang baru saja dinyatakan positif virus corona. Akui sudah menjalani rapid test, lantas bagaimana hasilnya?

WowKeren - Penyambutan kembalinya TKI Etty Binti Toyib ke Tanah Air diwarnai dengan kabar buruk. Pasalnya, Etty dinyatakan positif terinfeksi virus corona (COVID-19) saat sampai di Indonesia. Sejumlah orang yang ikut dalam proses pemulangan dan penyambutan Etty pun terancam tertular, termasuk Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah.

Menaker Ida pun dijadwalkan melakukan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) pada hari ini, Sabtu (11/7). Ida diketahui ikut datang ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk menyambut Ety.

Mengetahui Etty yang positif COVID-19, Ida mengaku dirinya sempat menjalani rapid test pada Jumat (10/7) dan hasilnya dikatakan negatif atau non reaktif. Ia juga meminta seluruh pihak yang ikut menjemput Etty agar segera melakukan rapid test demi memastikan tidak tertular virus asal Wuhan, Tiongkok tersebut.

”Sabtu ini akan melakukan tes PCR untuk memastikan,” ujar Ida seperti dilansir dari CNNIndonesia, Sabtu (11/7). “Disarankan kepada semua yang ikut terlibat dalam acara penjemputan kepulangan tersebut, termasuk jurnalis, agar segera melakukan rapid test untuk memastikan kondisi kesehatannya.”

Selain Ida, Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid, dan beberapa anggota Komisi IX DPR yang ikut menyambut kepulangan Etty ke bandara juga telah melakukan swab test. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani.


”Saya baru saja melakukan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) pagi ini. Hasil baru keluar tiga hari lagi,” ungkap Benny. “Saya juga sudah berkomunikasi dengan Ibu Menaker dan Pak Jazilul mereka juga sudah tes PCR.”

Sebelumnya, Etty yang baru saja bebas dari hukuman mati Arab Saudi kembali ke Indonesia dengan menggunakan pesawat Saudi Arabia Airlines. Ia tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang pada Senin (6/7). Keesokan harinya, Etty menjalani swab test dan hasilnya yang muncul pada Jumat (9/7) menyatakan ia positif COVID-19.

Etty sendiri kini langsung dibawa ke Rumah Sakit Darurat Corona Wisma Atlet untuk mendapat perawatan dan diisolasi. Ida mengatakan jika pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi kesehatan Etty.

”Sudah menginstruksikan kepada jajaran agar terus berkoordinasi dengan berbagai pihak,” jelas Ida. “Hal ini terkait agar Bu Etty mendapatkan perawatan dan pengobatan yang optimal sehingga bisa segera sembuh dari virus corona.”

Seperti yang diketahui, Etty merupakan warga Majalengka, Jawa Barat yang kemudian menjadi TKI di Arab Saudi. Ia kemudian divonis hukuman mati setelah dinyatakan bersalah karena meracuni sang majikan, Faisal al-Ghamdi hingga tewas pada 2002 lalu.

Beruntung, Etty berhasil terbebas dari hukuman qishas. Hal ini bisa terjadi setelah diyat atau uang denda sebesar 4 juta riyal yang setara dengan Rp15,2 miliar berhasil dikumpulkan sesuai tuntutan keluarga sekaligus ahli waris korban.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts