Pilot Garuda Diduga Pakai Narkoba, Maskapai Ambil Langkah Tegas
Nasional

Untuk meningkatkan keamanan penumpang, Garuda akan melakukan antisipasi dengan memeriksa seluruh pegawai guna mengetahui ada tidaknya yang memakai narkoba.

WowKeren - Manajemen PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) akan mengambil langkah tegas menyikapi dugaan pilotnya yang terlibat kasus narkoba. Garuda akan memecat pilot yang terbukti menggunakan barang haram tersebut. Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menegaskan jika pihaknya tidak akan memberikan toleransi.

"Perlu kiranya kami sampaikan pula bahwa Garuda Indonesia tidak memberikan toleransi terhadap karyawan yang terbukti melakukan penyalahgunaan narkotika," kata Irfan melalui keterangan tertulis, Sabtu (11/7). "Dan akan menerapkan sanksi tegas, berupa pemutusan hubungan kerja."


Untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan penumpang, Garuda juga akan melakukan antisipasi dengan memeriksa seluruh pegawai. Hal itu untuk memastikan ada tidaknya pegawai yang menggunakan narkoba. "Sekaligus untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan para pengguna jasa Garuda Indonesia," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, empat orang telah diamankan karena kasus penyalahgunaan narkoba. Tiga di antaranya merupakan pilot maskapai penerbangan swasta dan pelat merah.

"Yang ditangkap empat orang. Satu orang karyawan swasta. Tiga pilot maskapai berbeda," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budi Sartono dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (10/7). "Dua pilot pelat merah, satu swasta."

Keempat orang tersebut ditangkap di rumah masing-masing. "Mereka saling mengenal. Ada yang terakhir yang baru landing, kami tangkap. Dari landing, kami amankan di kediamannya," ujar Budi.

Budi melanjutkan, para pilot tersebut mendapatkan sabu dari tersangka berinisial S. Lalu salah satu dari pilot tersebut memberikan sabu ke 2 orang rekan lainnya. "Pakainya enggak bareng-bareng. Mungkin sebelumnya pakai bareng tapi yang lain dipakai untuk di rumahnya atau di tempat lain," imbuh Budi menjelaskan.

Sementara itu, Polres Metro Jakarta Selatan telah berkoordinasi dengan pihak maskapai. Budi mengatakan jika pilot menggunakan sabu sejak lama. Untuk itu, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan.

"Macam-macam (berapa lama) ada yang bilang sudah 3 tahun ada yang 4 tahun," tutur Budi. "Ini Kita masih pendalaman awal. Kita akan tetap cek keterlibatannya seperti apa, memakai berapa lama."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts